Tiga Pembobol Brankas Misi Pasaraya Antang Ditembak Polisi

Minggu , 07 Januari 2018 00:00

Penulis : Slamet
Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Tiga pembobol brankas uang milik Depo Misi Pasaraya Antang, Makassar diringkus.

MAKASSAR - Setelah beberapa hari dalam pengejaran pihak Resmob Polda Sulsel, akhirnya 4 (empat) pelaku pembobol brankas milik Depo Misi Pasaraya, Antang, Makassar berhasil dibekuk, Sabtu (6/1/2018), sekira pukul 04.00 Wita. Keempat pelaku diringkus di rumah kost Jalan Tabaria II Tamalate, Kota Makassar.

Mereka dibekuk berdasarkan laporan polisi bernomor LP/968/XII/2017/Restabes Makassar/Sek Manggala tanggal 30 Desember 2017. Keempat pelaku masing-masing, Ali (31), M. Yadin (34), Yuspa alias Fahrul (39), ketiganya warga Desa Karama Pura, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Propinsi NTB. Sedangkan satu pelaku bernama Syamsudin (31), warga Desa Marana, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros yang berperan sebagai penyedia sarana.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelumnya personil Resmob Polda Sulsel mendapat informasi keberadaan pelaku bernama Yadin di sekitar Jalan Tabaria II Kota Makassar. Menurut Kanit Resmob Polda Sulsel, Akp Edy Sabara, S.IK, saat itu juga dia memerintahkan personil untuk melakukan penangkapan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Setelah salah seorang pelaku tersebut diamankan, petugas langsung melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan terhadap rekan pelaku lainnya di Desa Marana, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Di lokasi ini, personil Resmob berhasil membekuk M. Ali, Yuspa dan Ujang. Kemudian keempat pelaku dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel guna melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Hasil interogasi para pelaku diperoleh keterangan jika pelaku bernama Ali berperan sebagai penjaga lawan. Sedangkan Yadin, Yusuf dan seorang lagi berinisial P (Daftar pencarian Orang) sebagai eksekutor.

“Jadi ini sudah direncanakan oleh komplotan pembobol brankas ini. Dimana pada tanggal 26 Desember 2017, mereka melakukan pertemuan di rumah Ujang di Maros dan merencanakan kegiatan pembobolan di minimarket Misi Pasaraya Antang. Nah, pada tanggal 30 Desember 2017, sekitar pukul 09.00 Wita, para pelaku bertemu di rumah Ujang dan pada pukul 18.00 Wita tersangka inisial P (DPO) dan Jumsah berangkat dari rumah Ujang menuju ke daerah Antang dengan mengendarai angkutan kota (pete-pete) dan turun di pekuburan China Pannara.

Sedangkan Yadin dan Ali berangkat dari rumah Ujang sekira pukul 21.00 Wita, langsung menuju pekuburan China Pannara Antang. Setibanya di kuburan China Pannara, para pelaku langsung membagi tugas,

Setelah berhasil melakukan pembobolan tembok dan brankas, pelaku bernama Putra merusak dan membawa reciver CCTV guna menghilangkan jejak. Setelah berhasil membongkar brankas berisi uang tersebut, Yadin dibonceng Ali membawa hasil pembobolan ke rumah Ujang.

“Sesampai di rumah Ujang di Maros, uang hasil pembobolan brankas itu langsung dibagi. Dimana Ali mendapat jatah Rp30 juta, Yuspa Rp50 juta, Yadin Rp50 juta dan sisanya ke temannya inisial P (DPO),” papar Akp Edy Sabhara.

Para pelaku melakukan operasi dari pukul 22.00 Wita sampai dengan pukul 03.00 Wita. Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa 4 (empat) buah dompet, 2 (dua) buah buku tabungan, 2 (dua) buah sarung tangan, 4 lembar kartu ATM, 1 buah jam tangan, 1 gram kepingan emas, 1 stel kalung emas, 1 kunci motor, 10 biji cincin akik, 4 buah Hp, uang tunai Rp9.500.000, uang dalam rekening Rp45.000.000 dan Rp809.000.

“Dalam pengembangan dan pencarian barang bukti, para pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, sehingga kami mengambil tindakan dengan mengeluarkan tembakan peringatan ke atas sebanyak 3 kali, tapi mereka tetap tidak menghiraukan, sehingga kami terpaksa melumpuhkan para pelaku dengan tembakan pada betis kiri masing-masing 1 kali dan betis bawah kanan 1 kali,” urainya.

Selanjutnya, setelah para pelaku dapat dilumpuhkan, mereka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan perawatan medis. Para pelaku merupakan spesialis brankas Kelompok Dompu NTB. Rencananya para pelaku akan dilimpahkan ke Polsek Manggala guna proses hukum lebih lanjut. (*)

loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445