Iptu Mahmuda Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penggerebekan Gudang Zenith di A Yan

Selasa , 10 Oktober 2017 20:51

Penulis : Slamet
Editor : Muh Syukri

BANJARMASIN -Tim penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Senin (9/10/2017),  menetapkan Iptu Mahmuda (sebelumnya Mahmudah, Red) sebagai tersangka dalam kasus penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5, Banjarmasin,

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat , Senin (9/10/2017) siang ketika dikonfirmasi mengatakan sang oknum Iptu M telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketika disinggung mengenai peran Iptu Mahmuda dalam bisnis obat seharga Rp10 miliar itu, Sofyan belum bisa berkomentar banyak.

Dia berlasan, penyidik masih melakukan pengembangan penyidikan dan ini masih perlu waktu. “Untuk perkembangan kasus ini termasuk peran orang-orang yang diamankan masih dalam pemeriksaan anggotanya,” kata Sofyan.

Info diperoleh, Iptu Mahmuda sendiri menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik selain para pembeli yang datang dan diamankan di lokasi di Jalan A Yani Km. 5,5 No414 Banjarmasin Selatan. Selain itu ia sempat dimintai keterangan awal oleh Propam tentang keberadaannya di lokasi.

Pantauan di Polda Kalsel, para pembeli sendiri masih berada di satu ruangan Kriminal Umum namun keberadaan Iptu Mahmuda tak terlihat meski beredar kabar ia masih menjalani pemeriksaan di satu ruangan.

Sementara itu untuk barang bukti berupa 366 koli carnophen zenit sudah berada di Polda Kalimantan Selatan meski belum dibongkar. Obat-obat ini masih berada di truk fuso bernomor BA 8137 AI yang diparkir di dekat Masjid Al Muhtadin Polda Kalsel.

Muatan truk tersebut ditutupi terpal dan diikat kemudian masih terlihat garis polisi (police line).

Terpisah, info diperoleh, penyidik tak hanya mengembangkan penyidikan dengan memintai keterangan, kabarnya beberapa penyidik saat ini tengah turun ke lapangan melakukan penyidikan tambahan.

Sebelumnya, jajaran Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang penyimpanan obat di Jalan A Yani Km5,5 no 414, tepatnya di samping Toko Lima Cahaya, Minggu (8/10/2017) sekitar pukul 03:30 Wita.

Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan sebanyak 366 koli obat daftar G yang diperkirakan seharga Rp 10 miliar lebih.

Petugas juga menemukan Iptu Mahmuda serta sejumlah pembeli yang datang untuk mengambil barang pesanan. (*)


loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445

Baca Juga close