Polisi Ancam Tembak Oknum Wakil Ketua DPRD Bali

Sabtu , 11 November 2017 09:43

Penulis : Slamet
Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Oknum Wakil Ketua DPRD Bali, Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol yang masuk DPO kasus narkoba.

BALI – Penyidik Satnarkoba Polresta Denpasar geram juga dengan respons Wakil Ketua DPRD Bali, Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol. Betapa tidak, meski diberi waktu 3 x 24 jam untuk menyerahkan diri, politisi Partai Gerindra ini menolak menyerahkan diri.

Politisi Gerindra ini, bersama istri tuanya bernama Ni Luh Ratna Dewi, dan sang kakak, Wayan Sunada alias Wayan Kembar, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron. Ketiganya ditetapkan sebagai DPO karena belum menyerahkan diri ke penyidik.

Penyidik Satnarkoba Polresta Denpasar sendiri telah menetapkan 9 tersangka kasus penggerebekan narkoba di rumah Jero Jangol di Jalan Pulau Batanta, Denpasar.

Mereka adalah Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol, istri pertama Jero Jangol, Ni Luh Ratna Dewi, I Made Agus Sastrawan, I Wayan Sunada alias Wayan Kembar, Rahman, Semiyati, Kadek Dendi Suardika, Gede Juniantara, dan Nurhsyim Bay Gawi alias Bento.

Pria terakhir, Nurhsyim Bay Gawi alias Bento diketahui merupakan DPO kasus penembakan di sebuah diskotek di kawasan Legian, Kuta beberapa tahun lalu. Kapolresta Kombes Hadi meminta tiga DPO yang kabur segera menyerahkan diri. Pasalnya, lambat atau cepat, ketiganya pasti tertangkap.

“Mereka ini kan kabur dan sudah ditetapkan tersangka. Bahkan, surat DPO sudah dikeluarkan. Jika suatu saat mereka menyerahkan diri atau ditangkap dan mengelak tidak tahu-menahu, sah-sah saja. Tapi, kami sudah mengantongi bukti yang lebih dari cukup untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo.

Alat bukti yang dimaksud Kombes Hadi adalah barang bukti sabu, senjata api (senpi), senjata tajam (sajam), keterangan saksi dan ahli dari laboratorium forensik (labfor). Kombes Hadi Purnomo juga mengingatkan, jika nanti Jero Jangol tertangkap, dan nekat melawan aparat, pihaknya tidak segan melakukan tembak ditempat.

“Masalah narkoba Kapolda selalu bilang sikat sampai akar-akarnya. Karena itu kami tidak akan main-main. Apalagi dilihat dari buku penjualan, ternyata banyak masyarakat yang sudah membeli dari bandar yang merupakan oknum politisi ini,” bebernya.

Surat DPO ini sudah disebarkan ke jajaran Polda Bali. Baik Polres dan Polsek-polsek. Juga sudah disebarkan di pintu keluar jalur laut dan udara. Bukan hanya itu, surat DPO ini sudah ditembuskan ke Mabes Polri guna disebarkan ke Polda-polda beserta jajaran di setiap provinsi sampai pedesaan(seluruh Indonesia).

“Dugaan kami, dia (Jero Jangol) masih di Bali. Untuk menjaga kemungkinan kami juga sudah rekomendasi ke Imigrasi untuk mencekal Jero Gede Komang Suastika alias Jero Jangol. Takutnya dia kabur ke luar negeri. Dewan kan sering jalan- jalan keluar negeri,” paparnya. (Sumber : Jawa Pos)

loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445

Baca Juga close