Penerbit Yudistira Dituding Lakukan Pembodohan Anak Bangsa

Rabu , 13 Desember 2017 20:37

Penulis : Slamet
Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Pengamat sosial politik, Sandri Rumanama.

JAKARTA - Lembaga penerbit buku Yudistira diduga sengaja melakukan pembohongan publik dengan menulis di buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VI bahwa ibukota Israel adalah Yerusalem. Hal itu merupakan proses pembodohan terhadap generasi bangsa ini. Protes tersebut disampaikan pengamat sosial politik Sandri Rumanama.

“Ini lembaga penerbit buku kok sembrono sekali, bahkan sangat berani ya membodohi anak-anak kita, dari zaman Israel itu jadi sampai saat ini seluruh dunia masih tahu kalau ibukotanya Tel Aviv,” kritiknya.

Dirinya menambahkan, lembaga Yudistira ini sengaja menulis buku yang tidak layak diedarkan. Pasalnya buku IPS kelas VI Sekolah Dasar (SD) yang diterbitkan dianggap dapat membodohi generasi anal bangsa, maka itu sudah sepatutnya Pemerintah harus mencabut izin penerbit tersebut.

Berdasarkan informasi yang beradar, pihak penerbit Yudistira menyuruti sekolah-sekolah guna mengklarifikasi terkait buku yang telah diedarkan untuk kelas VI Sekolah Dasar dengan menyebut dalam buku bahwa ibukota Israel adalah Yerusalem dengan dalih pihak penerbit mengambil referensi dari internet merupakan alasan yang dibuat-buat dan tak logis. (*)

loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445

Baca Juga close