Pemadaman Bergilir Berdampak Buruk bagi Usaha Rakyat Kecil

Sabtu , 14 Januari 2017 01:27

Penulis : Slamet (Wartawan Lintasterkini.com)
Editor : Abdul Gafar Mattola

Slamet (Wartawan Lintasterkini.com).

MAKASSAR – Pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PLN Sulselbar dengan alasan kerusakan mesin listrik yang berada di Kabupaten Jeneponto, sampai saat ini masih berlanjut. Seperti yang terjadi pada Hari Jumat (13/1/2017), sekira pukul 19.00 Wita pemadaman terjadi di Kecamatan Manggala Makassar.

Tentunya akibat dari pemadaman bergilir tersebut, berdampak buruk bagi masyarakat, khususnya para pemilik usaha kecil. Salah satunya, seperti usaha sofa dan kursi milik Herman (38), warga Jalan Borong Jambu 5, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala.

Bahkan untuk sektor industri tentu saja berdampak pada hasil produksi mereka. Produksi yang tidak sesuai dengan target akan mengancam kondisi perusahaan yang nantinya bisa memulangkan buruhnya karena tidak adanya pasokan listrik yang cukup ketika listrik PLN tidak tersedia.

Bisa saja pada awalnya baru sekedar buruh yang membubarkan diri, lalu bagaimana bila hal ini terjadi terus menerus ? Kemungkinan besar adalah bubarnya perusahaan tersebut, sesuatu dampak yang sangat merugikan rakyat.

Proses pemadaman listrik bergilir emang mutlak merugikan siapa pun juga. Sudah selayaknya PLN dan Pemerintah selaku pemilik juga bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkannya.

Bila PLN masih beralasan tentang Tarif Dasar Listrik (TDL) dan semacamnya, sebaiknya mereka memberika penjelasan ke publik tentang kondisi-kondisi tersebut. Pendapat saya pribadi, lebih setuju bila subsidi untuk yang berdaya 1300 VA ke bawah, bukan yang di bawah 6600 VA.

Asumsinya adalah untuk yang berdaya di atas 1300 VA biasanya adalah orang-orang yang cukup mampu untuk membayar lebih, jadi berikanlah subsidi pada segmen yang sesuai. Segala penjelasan yang transparan akan memberikan pengetahuan kepada publik, kecuali memang terjadi sesuatu yang sengaja ingin disembunyikan.

Percayalah rakyat sudah banyak yang pintar dan sudah bosan dengan kebohongan-kebohongan murahan. Bila kendala dalam hal teknis, PLN juga seharusnya berani mengakui hal tersebut.

Permasalahan bahwa permintaan akan listrik yang jauh di atas perkiraan sebenarnya adalah bukan jawaban. Melainkan membuka aib PLN sendiri, karena dengan demikian PLN tidak mempunyai perencanaan yang jelas dalam mengembangkan dirinya.

Kepada pemerintah, sebaiknya menanggapi permasalahan ini dengan serius. Investasi yang ada di Indonesia bisa gulung tikar bila kinerja tidak membaik.

Anda adalah abdi negara, rakyat memilih anda untuk kehidupan yang lebih baik, bukan sebaliknya. Anda diharapkan berfikir secara komprehensif, dengan adanya kenaikan BBM untuk industri akan berdampak pula terhadap kenaikan kebutuhan akan listrik PLN.

Sebagai langkah awal, Pemerintah harus mampu memberantas pungli-pungli, dengan hilangnya pungutan-pungutan yang tidak jelas saya yakin industri akan lebih kompetitif dan mampu bersaing, sehingga mampu untuk memberikan dana lebih dalam menyediakan energinya.  (*)


loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445