Pencuri Mobil Pickup Suzuki Carry Terpaksa Ditembak Petugas

Rabu , 15 November 2017 01:33

Penulis : Reynaldi
Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Tersangka pencurian kendaraan roda empat, Syarifuddin.

MAKASSAR - Dua butir peluru dilesatkan Tim Khsus Polda Sulsel terhadap tersangka  yang masuk Daftar Pencaharian Orang (DPO) dalam kasus pencurian mobil Pickup. Tersangka ini bernama Syarifuddin Bin Rabali (33), warga Desa Tombo-Tombolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

Pria bertubuh ceking ini tak henti-hentinya meringis kesakitan. Ia kemudian dinaikkan di kursi roda usai proyektil peluru diangkat oleh Tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Sebelumnya, Tim Khusus Polda Sulsel menerima informasi bahwa telah terjadi transaksi penjualan mobil Pickup bodong alias tanpa memiliki dokumen.

Informasi itu kemudian ditindak lanjuti Tim Khusus Polda Sulsel dipimpin Ipda Artenius MB. Kemudian dua orang anggota melakukan penyamaran selaku pembeli, dengan harga yang disepakati Rp.10,5 juta.

Anggota Tim Khusus lalu janjian dengan tersangka yang akan membawakan mobil Pickup yang sudah disepakati. Pertemuan disepakati di ‎poros Kabupaten Takalar-Jeneponto, tepatnya di SPBU Boyon.

“Saat tersangka datang dengan membawa mobil yang akan dijual itu, maka kami langsung menangkapnya. Kami juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Suzuki Carry Pickup 1,5 CC warna hitam,” papar Ipda Artenius.

Selanjutnya Tim Khusus Polda Sulsel menggiring tersangka ke Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ‎Di hadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengaku bila hanya disuruh oleh oleh dua rekannya.

Pengakuan tersangka akhirnya ditindak lanjuti guna pengembangan kasusnya. Tersangka Syarifuddin lalu dibawa petugas untuk menunjukkan lokasi persembunyian dua rekannya yang ia sebutkan.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa, (14/11/2017), tersangka beralasan borgolnya sempit. Sehingga dilonggarkan oleh petugas yang mengawalnya.

Namun tersangka memanfaatkan situasi, dengan menendang petugas dan melarikan diri. Polisi yang melakukan pengawalan berusaha memberi tembakan peringatan sebanyak tiga, kali tapi tidak digubris.

“Sehingga petugas terpaksa mengarahkan tembakan tepat sasaran pada kedua kakinya, hingga dia dapat lumpuhkan,” papar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (*)

loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445