Siswa SMA Islam Athirah Belajar di Kantor OJK

Sabtu , 18 November 2017 16:47

Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Siswa SMA Islam Athirah belajar di Kantor OJK.

MAKASSAR – Gerakan edukasi keuangan kepada pelajar akan memberikan bekal pengetahuan terkait produk dan jasa keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar survei pada tahun 2013 dan mencatat pengetahuan masyarakat Indonesia tentang produk dan jasa lembaga keuangan atau literasi keuangan masih terbilang rendah yaitu 21,84 persen.

Sementara orang yang menggunakan produk dan jasa keuangan atau tingkat inklusi keuangan telah mencapai 59,74 persen. Pada 2013, literasi keuangan Sulawesi Selatan baru 14,3 persen. Adapun inklusi keuangannya cukup tinggi, yakni mencapai 52,5 persen. Di 2016, literasi keuangan Sulawesi Selatan naik menjadi 28,4 persen.

Dengan edukasi keuangan, diharapkan siswa dapat memahami jenis-jenis lembaga jasa keuangan dan cara pengelolaan keuangan yang benar. Terlebih, siswa dapat memahami peran OJK sebagai pengawas lembaga jasa keuangan di Indonesia.

Menurut Kepala Bagian Administrasi OJK Wilayah VI, Syamsul, OJK merupakan lembaga independen. Ia menyebutkan di dalam pasal 1 UU Nomor 21 tahun 2011, OJK adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan.

Hal itu disampaikan Syamsul saat menerima kunjungan belajar Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga di Kantor Regional OJK VI wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua di Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2017). Turut hadir guru ekonomi SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Bachtiar SE MM, Anggota Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Ferdian Adi Sasongko dan Nadhillah Avissa Nashar.

Guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga yang turut serta seperti Umi Kalsum, S.Pd, MPd, Sulviati S.Pd, Ilmaddin Husain, S.Pd, dan 80 siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga.

Syamsul mengatakan, tugas Bank Indonesia (BI) adalah mengawasi industri jasa keuangan. Sejak disahkannya UU Nomor 21 tahun 2011, tugas BI tersebut beralih ke OJK.

“Selain mengawasi sektor perbankan, OJK juga mengawasi pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya,” tutur Syamsul.

Sementara itu, guru ekonomi Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Bachtiar, SE, MM mengharapkan, setelah berkunjung dan belajar di OJK, para siswa dapat memahami tugas-tugas OJK itu sendiri. Ia mengakui, materi OJK ini sebenarnya materi yang sudah dijelaskan guru di dalam kelas.

“Tetapi, alangkah bagusnya jika materi ini diperoleh dari pelakunya,” ungkap Bachtiar.

Dalam presentasinya, anggota Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK wilayah VI, Ferdian Adi Sasongko menyampaikan perbedaan inklusi keuangan dan literasi keuangan. Literasi itu terkait tingkat pemahaman atas produk dan jasa dari lembaga jasa keuangan. Contoh produknya deposito, saham, obligasi, dan reksadana.

“Itulah literasi keuangan. Adapun inklusi, berkaitan dengan tingkat pemanfaatan produk dan jasa lembaga jasa keuangan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan literasi keuangan, OJK dan bank dibawah OJK mencanangkan Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober. Adapun kegiatan berupa Keuangan Syariah Fair dan Aku Cinta Keuangan Syariah (ACKS).

Dasar pembentukan OJK, kata Ferdian, adalah UU Nomor 21 tahun 2011. Menurut UU tersebut, OJK adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan.

“OJK dibentuk agar sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel. Bentuk pengaturannya, dengan mengeluarkan surat edaran OJK agar jasa keuangan terselenggara dengan transparan. OJK melakukan pengawasan terintegrasi,” paparnya. (*)

Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar kunjungan belajar di Kantor Regional OJK VI wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua di Jalan Sultan

Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2017). Dalam kegiatan, siswa Athirah memperoleh ilmu terkait tujuan, fungsi, tugas, dan wewenang

OJK sebagai pengawas lembaga keuangan di Indonesia.

loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445