Nilai-Nilai Kejuangan Pahlawan Tidak Boleh Pudar

Jumat , 24 November 2017 10:21

Penulis : Kapten Inf Suwandi (Pasi Lakpin Bidpenum Puspen TNI)
Editor : Abdul Gafar Syam Mattola

Kapten Inf Suwandi (Pasi Lakpin Bidpenum Puspen TNI).

LINTASTERKINI.COM - Negara-negara di dunia pastinya pernah mengalami suatu perjuangan dalam mencapai tujuan bersama untuk membangun bangsanya ke arah yang lebih baik. Entah itu berjuang melawan penjajah yang dilakukan oleh negara lain maupun melawan pemberontakan bersenjata di dalam negaranya yang bertujuan merongrong kewibawaan Pemerintahan yang sah.

Perjuangan dilandasi oleh keinginan dan cita-cita yang sama dengan tidak pandang suku, agama dan golongan, berjuang bersama-sama dengan mengangkat senjata untuk meraih kemerdekaan. Dalam perjuangan  akan tampil sosok utama, yang kemudian dikenang sebagai pahlawan bangsa. Penilaian tersebut dilihat dari berbagai hal, dari kepemimpinannya, keberaniannya, patriotismenya, hingga pengorbanan harta benda maupun jiwa dan raganya.

Tidak terkecuali yang terjadi dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, untuk mengenang perjuangan dan jasa pahlawan, Bangsa Indonesia memperingatinya setiap tanggal 10 November. Peringatan Hari Pahlawan merupakan salah satu cara bangsa Indonesia untuk meneladani nilai-nilai perjuangan pahlawan dalam membawa kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga saat ini.

Sejarah Singkat Perjuangan Bangsa Indonesia

Dalam sejarah perjuangan, Bangsa Indonesia pertama kali dijajah oleh bangsa-bangsa Eropa, terutama bangsa Belanda selama 350 tahun. Selama itu pula Bangsa Indonesia melakukan perlawanan-perlawanan. Tapi sayangnya perlawanannya tersebut masih bersifat kedaerahan, sehingga belum bisa menghasilkan kemerdekaan seperti yang dicita citakan.

Setelah Belanda melakukan politik etis atau politik balas budi yaitu suatu pemikiran yang menyatakan bahwa Pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi. Sehingga Bangsa Indonesia diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan. Dari kaum terpelajar itulah muncul organisasi-organisasi pemuda yang mulai menentang Bangsa Belanda.

Puncaknya pada tanggal 28 Oktober 1928 para pemuda seluruh Indonesia mempunyai keinginan dan cita-cita yang sama dalam berjuang dengan mengikrarkan Sumpah Pemuda. Baru setelah Sumpah Pemuda tersebut, perjuangan Bangsa Indonesia bersifat nasional.




loading...

Berikan Komentar Anda

IKLAN BARIS
Ingin Beriklan Baris Dengan Kami Email Kami Di iklan@lintasterkini.com
  • As-Syifa Multi Teknik

    Menerima, pasang CCTV, PABX, Sound System, Fire Alarm, Instalasi Listrik, P.Signal, Data/LAN dan Wifi. hubungi : 085342484643

  • INGIN URUS STNK ATAU BPKB DENGAN CEPAT? HUBUNGI 08124269685

  • MAU PESAN HORDEN UTK RUMAH TANGGA ATAU KANTOR DENGAN HARGA MURAH, HUBUNGI 085242122445

Baca Juga close