Logo Lintasterkini

Kontributor Kompas.com Diancam Dibunuh Oknum TNI di Ambon

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 01 Januari 2013 15:23

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

AMBON – Kontributor Kompas.com Rahmat Rahman Patty mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI, Selasa (1/1/2013) dini hari, saat meliput perayaan malam pergantian tahun. Menurut keterangan Rahman Patty, dalam peristiwa tersebut, kamera yang digunakannya dirampas. Ia juga sempat diancam akan dibunuh.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Saat itu, Rahman tengah meliput perayaan tahun baru di kawasan Jalan Raya Pattimura Kota Ambon. Tiba-tiba, ia dan sejumlah wartawan lainnya melihat belasan anggota Detasemen Kavaleri Kodam 16 Pattimura mengejar seorang yang diduga pelaku pemukulan di kawasan Pattimura Park. Aksi pengejaran ini sempat menimbulkan kepanikan warga yang tengah berkumpul di kawasan tersebut. Rahman dan sejumlah wartawan lainnya mengabadikan peristiwa tersebut. Anggota Denkav yang marah karena peristiwa itu diabadikan wartawan, mengancam dan meminta Rahman menghapus foto-foto sempat diambil.

“Salah seorang di antaranya mengancam akan menghabisi jika tidak menghapus foto tersebut. ‘Hei, hapus foto-foto itu kalau tidak saya bunuh kamu‘,” demikian Rahman, menirukan pernyataan oknum Denkav, seperti dinyatakan dalam pernyataan tertulis Aliansi Jurnalis Independen Ambon, Selasa pagi.

Di bawah ancaman, Rahman akhirnya menghapus foto-foto tersebut. Namun, tindakan kekerasan berupa tendangan di bawah perut masih diterimanya dari salah seorang oknum Denkav. Kamera yang digunakannya untuk meliput pun dirampas dan dibanting. Dugaan tindakan kekerasan ini telah dilaporkan ke Denpom 16 Patimura.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, saat dihubungi secara terpisah, meminta agar keterangan lebih jauh terkait peristiwa itu dikonfirmasi kepada Dinas Penerangan TNI AD. Namun, ia menyebutkan, pelaku berasal dari Kodam Pattimura.

“Langsung ke Kadispen AD ya. Pelaku dari Kodam Pattimura,” kata Iskandar. (kpc)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...