Logo Lintasterkini

TP PKK Gowa Belajar Olahan Limbah Sabut Kelapa ke Pengrajin di Minahasa Utara

Fakra
Fakra

Minggu, 01 Juni 2025 13:28

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Gowa mengunjungi salah satu pelaku usaha kerajinan di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (30/5).(Foto:pemkabgowa)
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Gowa mengunjungi salah satu pelaku usaha kerajinan di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (30/5).(Foto:pemkabgowa)

GOWA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Gowa mengunjungi salah satu pelaku usaha kerajinan di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (30/5).

Pengrajin yang dikunjungi yaitu Dyah Sri Utami yang merupakan pemilik usaha kerajinan limbah sabut kelapa yang bernama Wale Gonofu.

Andi Tenri Indah Darmawangsyah menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka melihat secara langsung proses pengolahan limbah sabut kelapa yang diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomis dan menjadi sumber pendapatan bagi daerah dan peningkatan perekonomian bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar.

“Dengan kunjungan kami ke pengrajin yang ada di Minahasa Utara ini nantinya akan kami jadikan bekal untuk berbagi ilmu dan pengetahuan dengan pelaku usaha dan UMKM binaan PKK di Gowa agar nanti produk-produk mereka bisa lebih menarik dan dapat dipasarkan ke luar Kabupaten Gowa bahkan hingga ke luar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, pemilik Wale Gonofu, Dyah Sri Utami menyambut hangat kunjungan para pengurus PKK Kabupaten Gowa di galeri pembuatan kerajinan berbahan sabut kelapa miliknya.

“Kami sangat senang dengan kehadiran ibu Ketua PKK Gowa yang mengunjungi tempat kami, kerajinan yang kami produksi ini berasal dari alam yang merupakan limbah sabut kelapa namun kami olah menjadi kerajinan khas Minahasa Utara seperti tas, sendal dan pernak-pernik lainnya,” ungkap Dyah.

Kunjungan ini diharapkan dapat terjalin kerjasama lintas daerah antar pelaku usaha kerajinan lokal dalam memasarkan produk yang dihasilkan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.(***)

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 14:35
Kebakaran Kapal Saat Bongkar Ikan di Paotere Makassar, Sembilan Nelayan Alami Luka
MAKASSAR – Insiden kebakaran kapal nelayan terjadi di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Selasa (3/2/2026...
News03 Februari 2026 13:58
Perkuat Kajian Akademik, Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana UKI Paulus
MAKASSAR -, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas jejaring pengawasan p...
Hukum & Kriminal03 Februari 2026 10:41
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG Di Pinrang
PINRANG — Kasus dugaan keracunan makanan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa delapan pelajar Pondok Pesantren (Ponpes);Al-Mustafa Kan...
Ekonomi & Bisnis03 Februari 2026 10:04
Bukit Baruga Hadir di Pameran The Showcase, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan
MAKASSAR – Bukit Baruga, penyedia hunian eksklusif terkemuka di Makassar, turut berpartisipasi dalam pameran The Showcase: Automotive & Prop...