Logo Lintasterkini

Lalai Jaga Tahanan, Lima Polisi Makassar Disel Tujuh Hari

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 02 Januari 2013 18:17

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

MAKASSAR – Pihak Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Makassar akhirnya memberikan hukuman terhadap lima anggota Polsek Makassar yang dianggap lalai menjaga tahanan. Akibat kelalaian itu, dua tahanan pun kabur.

Kelima polisi tersebut yaitu, Aipda ID, Brigpol HE, Brigpol AM, Aiptu BA dan Brigpol JU. Kelimanya dihukum tujuh hari kurungan dan mutasi bersifat demosi.

Kasi Propam Polrestabes Makassar, Kompol Djoko MW mengatakan, oknum anggota Polsek Makassar itu terbukti lalai dalam tugasnya. Mereka lalai sehingga dua tahanan, yakni Supriyadi alias Adi (20), yang terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan Jhoni alias Yohanes (20), tahanan kasus narkoba, berhasil kabur.

“Mereka terbukti lalai dan harus menjalani hukuman tujuh hari,” ujar Djoko.

Sebelumnya diberitakan, dua tahanan kabur setelah berhasil menggergaji sel tahanan. Hingga kini, keduanya belum tertangkap. (uki)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...