Logo Lintasterkini

Kasus Dugaan Keracunan Usai Menyantap Menu MBG Menimpa Delapan Pelajar Di Pinrang

Aroelk Lintas Terkini
Aroelk Lintas Terkini

Senin, 02 Februari 2026 17:06

Dua  pelajar (Tengah) Ponpes Al-Mustafa Kanipang Pinrang saat hendak meninggalkan Puskesmas Tuppu Lembang usai menjalani perawatan medis rawat inap dikarenakan dugaan keracunan makanan menu MBG
Dua pelajar (Tengah) Ponpes Al-Mustafa Kanipang Pinrang saat hendak meninggalkan Puskesmas Tuppu Lembang usai menjalani perawatan medis rawat inap dikarenakan dugaan keracunan makanan menu MBG

PINRANG — Sebanyak delapan pelajar Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mustafa Kanipang, Desa Sabbang Paru Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya, Rabu (28/01/2026) pekan lalu.

Kasus dugaan keracunan ini sempat mengendap dan tidak terekspos dikarenakan pihak terkait yaitu pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak yayasan atau pemilik dapur memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait kejadian ini.

Informasi yang dihimpun lintasterkini.com, kedelapan pelajar yang diduga mengalami keracunan tersebut dilarikan ke Puskesmas Tuppu Kecamatan Lembang untuk menjalani perawatan medis. Mereka menjalani rawat inap selama dua malam, dan dikabarkan keluar dari Puskesmas tersebut Jum’at pagi (30/01/2026).

Adapun identitas para terduga korban yakni Afifah Alya Sahra (12), Yasmin (13), Nur Akilah (12), Assifa Khaerul (13), Atsila Khaerulnisah (12), Andis (13), Mutmainnah (13), dan Ayungsing (13).

Kepala Puskesmas (Kapus) Tuppu Kabupaten Pinrang, dr Syamsul Hanar yang dikonfirmasi awak media membenarkan adanya pasien pelajar yang menjalani perawatan medis dan rawat inap di tempatnya dengan diagnosis dugaan keracunan makanan.

“Sebanyak delapan pasien yang diduga keracunan makanan tersebut merupakan siswa-siswi Pesantren Al-Mustafa Kanipang,” jelasnya kepada awak media, Minggu (01/02/2026).

Terpisah, Pimpinan Ponpes Al-Mustafa Kanipang, H Mustapa Tangali
yang dikonfirmasi awak media ikut membenarkan adanya dugaan keracunan makanan tersebut.

Namun kata H Mustapa, setelah sempat menjalani perawatan medis kurang lebih 24 jam di Puskesmas Tuppu, kondisi santrinya sudah membaik dan diijinkan kembali ke Ponpes. (*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 08:11
Penjualan Unit Toyota Agya, Calya dan Rush Awali Tahun 2026 dengan Tren Positif di Kalla Toyota
MAKASSAR – Kalla Toyota mengawali tahun dengan capaian penjualan yang positif pada Januari 2026, khususnya untuk tiga model andalan: Toyota Agya...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:46
Hotel Santika Makassar Luncurkan Paket Buka Puasa Turkish Escape, Hadirkan Nuansa Ramadan Berbeda di 2026
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H / 2026, Hotel Santika Makassar kembali menghadirkan program tahunan paket buka puasa bersama. Tah...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:36
Selama Ramadan, The Rinra Makassar Siapkan 200 Varian Menu Iftar 
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, The Rinra Makassar kembali menghadirkan program tahunan bertajuk Harmony of Ramadhan dengan men...
News12 Februari 2026 22:07
Camat Bontoala–Perumda Pasar Makassar Perkuat Kolaborasi Penataan Pasar dan Pengelolaan Sampah
MAKASSAR – Upaya menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman terus diperkuat melalui sinergi lintas wilayah. Camat Bontoala, Fataullah, AP., M...