ACEH TAMIANG — Sebuah aksi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan bawah Jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Jumat (30/1) sore. Seorang bocah bernama Haikal hanyut terseret arus sungai saat berusaha mengambil handphone dan sandal yang terjatuh. Situasi genting itu sontak mengundang kepanikan warga di sekitar lokasi.
Di tengah kepanikan, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang berada di lokasi bersama warga bergerak cepat. Tanpa ragu, mereka melakukan penyelamatan darurat dan berhasil mengevakuasi Haikal ke daratan. Kondisi korban saat itu cukup mengkhawatirkan, dengan napas tersengal akibat lumpur yang tertelan.
Setelah berhasil dievakuasi, Taruna Akpol langsung memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP). Upaya tersebut membuahkan hasil, kesadaran Haikal perlahan kembali pulih. Penanganan cepat dan tepat ini menjadi penentu keselamatan korban.
Selanjutnya, Haikal dibawa ke Posko Polri untuk mendapatkan penanganan medis dari Biddokkes Polda Aceh sebelum dirujuk ke rumah sakit. Aksi heroik ini menjadi potret nyata kehadiran Polri yang humanis—hadir di saat genting, melindungi, dan menyelamatkan nyawa masyarakat.(Humas Polri).


Komentar