Logo Lintasterkini

Kembangkan Kasus Suap NA, KPK Geledah Kantor Gubernur Sulsel

Budi S
Budi S

Rabu, 03 Maret 2021 12:17

Penyidik KPK dikawal anggota Brimob di Kantor Gubernur Sulsel
Penyidik KPK dikawal anggota Brimob di Kantor Gubernur Sulsel

MAKASSAR – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyelidikan kasus suap yang menyeret tersangka Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Mereka masih berada di Makassar. Kembali melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Rabu (03/03/2021).

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan saat dikonfirmasi LINTASTERKINI.

“Iya benar (digeledah),” akunya.

Dia bilang, penggeledahan itu merupakan pengembangan hasil temuan di Kantor Dinas PUTR Sulsel.

Hanya saja, Kombes Pol Zulpan enggan memberi komentar lebih jauh. Sebab, hal ini merupakan rana KPK.

“Kami hanya lakukan back-up giat itu (penggeledahan). KPK diback-up gegana Brimob Polda Sulsel,” terangnya.

Belum ada keterangan resmi dari KPK hasil dari penyelidikan di Kantor Nurdin Abdullah tersebut.

Informasinya, KPK menggeledah kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri belum bisa dikonfirmasi. Sebelumnya dia menyatakan, penggeledahan yang dilakukan penyidik sudah berlangsung sejak dua hari yang lalu.

Penyidik kata dia, sudah menggeledah Rujab Gubernur Sulsel dan Rumah Dinas Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat pada Senin (01/02/2021).

Selanjutnya pada Selasa kemarin (02/03/2021), penyidik menggeledah Kantor Dinas PUTR Sulsel dan kediaman Nurdin Abdullah.

Dari serangkaian penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen penting dan uang tunai.

“Untuk jumlah uang tunai saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK. Selanjutnya terhadap dokumen dan uang tunai dimaksud akan dilakukan validasi dan analisa lebih lanjut dan segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini,” tutur Fikri, Selasa kemarin.

Pada perkara ini, KPK telah menahan Nurdin Abdullah setelah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Lembaga anti rasuah itu, juga menahan anak buahnya, Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat. Juga sebagai penerima suap.

Selain itu, KPK juga menahan Agung Sucipto alias Anggu selaku kontraktor pemberi suap. Ketiganya beberapa waktu lalu terjaring operasi tangkap tangan. KPK menyita barang bukti sedikitnya uang tunai Rp2 miliar.

 Komentar

 Terbaru

Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Pemerintahan20 April 2021 20:44
Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Konstribusi perusda masih rendah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga perlu penyegaran. Diawali dengan tahap evaluasi kinerja seluruh direk...
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
News20 April 2021 20:12
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Dalam keterangannya, Risma menyebut, jika kondisi tiga korban mulai membaik. Hanya saja masih membutuhkan perawatan lanjutan....
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
News20 April 2021 19:41
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
Peran keenam Imigran tersebut sebagai provokator. Berupaya menghalang-halangi petugas saat hendak mengamankan motor di Wisma KPI....
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Hukum & Kriminal20 April 2021 17:17
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Kasus ini berawal dari pertemuan korban dan pelaku Reza di Facebook, beberapa waktu lalu....