Logo Lintasterkini

Kemensos : 7.000 Anak Dipenjara Pertahun

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 03 November 2012 07:07

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

MAKASSAR – Direktur Anak Kementerian Sosial Nahar, SH, MH mengatakan, rata-rata 7.000 orang anak dipenjara tiap tahun dan kebanyakan terlibat dalam kasus pencurian.

“Kondisi itu sangat memprihatinkan, sehingga Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang batas usia anak yang boleh dihukum yakni delapan belas tahun dipandang perlu untuk ditinjau ulang,” kata Nahar dalam pertemuan dengan wartawan di Makassar, Jumat.

Menurut dia, dengan adanya UU Nomor 11 Tahun 2012 yang efektif dilaksanakan pada Juli 2012, maka batas usia anak yang boleh dihukum adalah 12 tahun.

Dia mengatakan, dengan keberadaan UU tersebut, maka menjadi “warning” bagi penegak hukum dalam menghadapi anak yang berhadapan dengan hukum.

“Karena apabila mengabaikan hal tersebut, maka pihak penyidik dan hakim dapat dikenakan sanksi pidana,” katanya.

Sebagai gambaran, pihak penyidik hanya memiliki waktu lima hari untuk menyidik kasus anak yang berhadapan hukum dan bisa ditambah lima hari lagi berikutnya, apabila belum selesai.

Dengan demikian, apabila lewati batas waktu tersebut dan anak belum dibebaskan, maka penyidik dapat dikenakan sanksi pidana.

Dia mengatakan, UU yang baru itu intinya bertujuan untuk menghindari pemenjaraan anak, karena anak yang berhadapan hukum dinilai yang terbaik adalah mengembalikan pada keluarganya.

“Sepanjang orang tuanya sanggup bertanggung jawab untuk membina anaknya menjadi lebih baik, maka tidak alasan memenjarakan anak,” katanya. (ant)

 Komentar

 Terbaru

News25 September 2022 13:29
Satpolair Polres Bontang Amankan Pria Asal Barru Serta 30 Kg Daging Penyu
BONTANG – Aparat Satpolair Polres Bontang menangkap pelaku perburuan penyu dilindungi berinisial R (50), Jumat (23/9/2022). Dari tangan pria asa...
News25 September 2022 13:17
Tokoh Agama Papua: Proses Hukum Lukas Enembe Berjalan Adil
PAPUA – Tokoh Agama Papua, Pendeta Alberth Yoku menghimbau agar KPK dapat menggunakan berbagai metode terkait proses hukum Lukas Enembe. Tujuannya u...
Ekonomi & Bisnis25 September 2022 13:05
EventFold.com Bergerak Dibidang E-Ticketing Baru Rilis 2022
MAKASSAR – EventFold.com merupakan website yang baru dirilis pada tahun 2022 dibawah naungan PT. EVENTFOLD MINDSET DIGITAL yang bergerak dalam b...
News24 September 2022 11:24
Kasus Video Viral Aipda S, Kapolres Pinrang Meminta Maaf
PINRANG – Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa mengklarifikasi terkait dugaan pelanggaran oknum polisi Aipda S yang videonya viral di media sosial...