Logo Lintasterkini

Disdik Makassar Belum Berani Buka Sekolah Tatap Muka

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Senin, 04 Januari 2021 23:42

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar-Andi Irwan Bangsawan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar-Andi Irwan Bangsawan.

MAKASSAR — Laju penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, terutama di Makassar, Sulawesi Selatan masih terbilang tinggi. Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam menekan penyebaran pandemi tersebut, namun hal itu belum membuahkan hasil yang menggembirakan.

Data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kota Makassar per tanggal 3 Januari 2021 menyebutkan akumulasi angka kasus Covid-19 mencapai 16.992 kasus. Dari jumlah tersebut, sudah termasuk kasus aktif sebanyak 4.503, pasien yang dinyatakan sembuh 12.108 prang dan mereka yang meninggal akibat terinfeksi virus corona sudah mencapai sebanyak 381 jiwa.

Dengan angka kasus yang belum dapat dikendalikan, hal ini menimbulkan kecemasan pada semua pihak. Tidak terkecuali pada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar yang tak ingin gegabah menyetujui membuka sekolah tatap muka saat ini.

Plt Kepala Disdik Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan memastikan tidak ada pembelajaran tatap muka di sekolah pada Januari 2021 ini. Pertimbangan dia, kondisi saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi.

Plt Kepala Disdik Makassar, Irwan Bangsawan tidak ingin gegabah membuka sekolah tatap muka. Apalagi saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Makassar terus merangkak naik.

“Januari 2021 ini tidak dilakukan sekolah tatap muka. Apalagi kasus Covid-19 masih terus menunjukkan kenaikan,” ujar Irwan Bangsawan baru-baru ini.

Meski ditunda, Irwan mengungkapkan telah merampungkan petunjuk teknis (juknis) dan surat edaran tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. Hanya tinggal menunggu ditandatangani Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin.

Dalam edaran tersebut, ada beberapa konsep pelaksanaan sekolah tatap muka di masa pandemi. Konsep yang tertuang dalam edaran yang mengatur teknis pembukaan sekolah tatap muka di Kota Makassar ini dimana ditur seluruh guru wajib mengikuti swab tes sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

“Sudah diatur pula jumlah rombongan belajar (siswa dalam kelas) tidak boleh melebihi 50%, serta dilakukan sistem sift belajar,” ujarnya.

Lanjut Irwan, khusus setingkat SMP hanya diperbolehkan selama 2 jam belajar dalam sehari, sedangkan SD satu setengah jam belajar. Begitupun pembelajaran juga sistem blended, artinya ada siswa yang melakukan sekolah tatap muka dan ada secara online. (*)

 Komentar

 Terbaru

Tahun ini, Ratusan Hunian Baru Dibangun untuk Korban Banjir Luwu Utara
Pemerintahan20 Januari 2021 02:46
Tahun ini, Ratusan Hunian Baru Dibangun untuk Korban Banjir Luwu Utara
Di 2020 lalu, Kabupaten Lutra dilanda bencana alam. Meluluhlantakkan sebagian besar bangunan di sana....
Temui NA, IDP Undang Hadiri Hari Jadi Luwu Sekaligus Bahas Penanganan Banjir
Pemerintahan20 Januari 2021 02:29
Temui NA, IDP Undang Hadiri Hari Jadi Luwu Sekaligus Bahas Penanganan Banjir
Peringatan Hari Jadi Luwu dan Hari Perjuangan Warga Luwu berpusat di Lutra, pada 23 Januari 2021 pekan ini....
Ini Ciri-ciri Seseorang Terinfeksi Virus Corona !
Bersama Melawan Covid-1920 Januari 2021 01:23
Ini Ciri-ciri Seseorang Terinfeksi Virus Corona !
LINTASTERKINI.COM — Wabah virus corona mulai masuk ke Indonesia sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo tanggal 1 Maret 2020 lalu. Ka...
Pemprov Sulsel Siapkan Hunian Bagi Pengungsi Korban Gempa Sulbar
News20 Januari 2021 01:02
Pemprov Sulsel Siapkan Hunian Bagi Pengungsi Korban Gempa Sulbar
Sebelum tiba di Makassar, kesehatan para pengungsi terlebih awal diperiksa di Pangkalan Lanud Hasanuddin....