Logo Lintasterkini

Perguruan Tinggi Diharap Ikut Cegah Radikalisme di Kampus

Isman
Isman

Minggu, 04 April 2021 11:14

Aparat Brimob Polda Sulsel melakukan penjagaan ketat di lokasi ledakan bom, Minggu (28/3/2021). (Foto: Isman)
Aparat Brimob Polda Sulsel melakukan penjagaan ketat di lokasi ledakan bom, Minggu (28/3/2021). (Foto: Isman)

MAKASSAR — Rentetan peristiwa terorisme yang terjadi sepekan terakhir di tanah air, diduga dilakukan oleh usia 20 tahun ke atas.

Hal ini perlu diwaspadai pada semua tingkatan usia. Tak terkecuali generasi muda atau milenial.

Menurut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Peof Jasruddin, doktrin-doktrin yang dilakukan oleh kelompok tertentu sangat mudah mempengaruhi mental dan kondisi.

Olehnya itu, dunia pendidikan juga perlu menyiapkan skema pencegahan radikalisme agar tidak terulang lagi di masa mendatang.

Dia menyampaikan, sudah menjadi kewajiban seluruh pihak mencegah paham radikalisme, utamanya generasi muda.

“Makanya program dari kepolisian dan TNI, bagaimana agar penguatan kebangsaan mulai dilakukan. Oleh sebab itu perguruan tinggi harus menyambut baik,” kata Jasruddin, Minggu (4/4/2021).

Kementerian Agama juga diharapkan banyak ambil bagian dalam hal ini.

“Sebetulnya, ketika ada teror, kita tidak boleh menyalahkan agama tertentu karena itu sangat individual. Tugas kita hari ini untuk semua elemen bangsa yang peduli agar jangan sampai ada anak bangsa yang salah paham tentang agamanya,” paparnya.

Jasruddin menambahkan, kurikulum pencegahan radikalisme di dunia pendidikan tentunya perlu dikuatkan pada perguruan tinggi.

Terlebih, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan instansi terkait, khususnya TNI-Polri agar lebih mengorientasikan kembali pendidikan kebangsaan.

“Perguruan tinggi wilayah sembilan sudah mendorong pembelajaran anti korupsi (PAK) dari KPK. Hal yang sama (pencegahan radikalisme) nanti akan dilakukan,” ucapnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Sekkot Ajak Masyarakat jadi Motivator Makassar Recover
Bersama Melawan Covid-1916 April 2021 01:10
Sekkot Ajak Masyarakat jadi Motivator Makassar Recover
Dia juga menyelipkan pesan lainnya. Agar masyarakat senantiasa mencegah dan mendeteksi masuknya paham radikalisme di lingkungan tempat tinggalnya....
Teroris yang Ditembak di Makassar Nyaris Bunuh Menteri SYL
Hukum & Kriminal16 April 2021 00:51
Teroris yang Ditembak di Makassar Nyaris Bunuh Menteri SYL
MT pernah ditahan selama tiga tahun. Terlibat kasus percobaan pembunuhan "pemboman" Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) di 2013 lalu...
Puluhan Teroris di Lapas Gunung Sindur Berikrar NKRI
News15 April 2021 23:44
Puluhan Teroris di Lapas Gunung Sindur Berikrar NKRI
Para napi itu diketahui berasal dari berbagai jaringan. Ada yang berpaham Jamaah Ansharut Daulah (JAD), simpatisan ISIS dan Daulah....
Bermandikan Kartu, PSM Harus Puas dengan Skor Imbang Lawan Persija
Olahraga15 April 2021 23:41
Bermandikan Kartu, PSM Harus Puas dengan Skor Imbang Lawan Persija
SLEMAN — PSM Makassar harus puas dengan skor imbang melawan Persija Jakarta. Peluang-peluang yang tercipta di babak kedua tak berhasil membuahkan go...