Logo Lintasterkini

Densus 88 Bawa Empat Boks Kontainer dari Bekas Markas FPI Makassar

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Selasa, 04 Mei 2021 20:40

Suasana bekas Markas FPI Makassar, Jalan Sungai Limboto usai digeledah Densus 88 Mabes Polri, Selasa sore (4/5/2021). [Andi Nur Isman/Lintasterkini.com]
Suasana bekas Markas FPI Makassar, Jalan Sungai Limboto usai digeledah Densus 88 Mabes Polri, Selasa sore (4/5/2021). [Andi Nur Isman/Lintasterkini.com]

MAKASSAR — Empat boks kontainer diamankan di bekas Markas Front Pembela Islam (FPI) Makassar, setelah Densus 88 melakukan penggeledahan, Selasa sore (4/5/2021).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan penggeledahan ini merupakan pengembangan dari aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Selain itu, juga merupakan hasil pengembangan kelompok Villa Mutiara dan keterlibatan petinggi FPI Munarman yang sudah ditangkap di Tangerang.

“Penggeledahan yang dilakukan di Jalan Sungai Limboto tadi sore oleh tim Densus 88 itu, Polda Sulsel hanya membackup,” ungkanya saat dikonfirmasi Lintasterkini.com.

Dari hasil penggeledahan itu, kata Zulpan, telah diamankan empat boks kontainer. Hanya saja ia belum bisa merincikan apa saja isi kontainer tersebut.

“Empat kontainer di dalamnya berisi barang-barang yang belum bisa saya sampaikan apa isinya, karena masih diperiksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan warga setempat, penggeladahan itu dilakukan sekitar pukul 16.00 Wita. Aparat kepolisian berpakaian sipil dan bersenjata lengkap langsung menutup jalan setelah tiba di lokasi.

“Tadi yang periksa gabungan. Dari jam 4 sore. Yang saya lihat yang diambil itu atribut. Mungkin yang berhubungan dengan FPI,” kata salah seorang warga, Risvan (28) saat ditemui di lokasi.

Saat penggeledahan dilakukan, bekas Markas FPI Makassar itu dalam keadaan kosong. Sejak FPI dibubarkan, markas tersebut sudah jarang terisi.

“Terakhir waktu bencana di Mamuju. Setelah itu tidak pernah lagi. Itupun yang mengisi itu sudah bukan FPI, tapi LTI (Laskar Tauhid Indonesia) setelah FPI dibubarkan,” tutur Risvan.(*)

 Komentar

 Terbaru

Direksi PD Terminal Angkat 40 Karyawan Tetap: Tak Mesti Izin Wali Kota
News06 Mei 2021 18:10
Direksi PD Terminal Angkat 40 Karyawan Tetap: Tak Mesti Izin Wali Kota
Puluhan karyawan itu memperoleh Surat Keputusan (SK), sejak 3 Maret 2021 lalu. ...
3 Mahasiswa Unibos Terima Pendanaan PKM 2021
Dunia Kampus06 Mei 2021 17:12
3 Mahasiswa Unibos Terima Pendanaan PKM 2021
MAKASSAR — Tiga mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) kembali terima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Adapun skema yang didapatkan ial...
Sabri Cs Resmi Dicopot-Diberhentikan Sementara dari ASN
News06 Mei 2021 16:57
Sabri Cs Resmi Dicopot-Diberhentikan Sementara dari ASN
MAKASSAR — Surat keputusan (SK) pencopotan dan pemberhentian sementara Sabri cs yang tertangkap terkait narkoba sudah ditanda tangani Wali Kota Maka...
Gaji Guru Kontrak Makassar Ternyata Cair Maret-April, Bukan Januari-Februari
News06 Mei 2021 16:27
Gaji Guru Kontrak Makassar Ternyata Cair Maret-April, Bukan Januari-Februari
“Gaji guru saya sudah rapat. Ternyata Maret-April sudah dibayarkan. Tidak benar itu kalau Januari-Februari. Tidak ada dasarnya,” ucap dia....