Logo Lintasterkini

Warga Maros Utara Kekurangan Air Bersih

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 04 September 2012 07:02

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

MAROS – Warga Kecamatan Maros Utara, Kabupaten Maros, Sulsel mulai kekurangan air bersih saat memasuki musim kemarau.

“Kondisi ini selalu terjadi pada musim kemarau, warga harus mencari air bersih ke kecamatan tetangga yang memiliki persediaan air sumur atau sungai,” kata salah seorang warga Desa Balosi Sumaenah, Selasa.

Menurut dia, untuk kebutuhan konsumsi seperti minum dan memasak, terpaksa sebagian warga membeli air bersih dari pedagang dengan harga Rp1.000 per jerigen.

Sedang untuk kebutuhan mandi, mencuci dan yang lainnya, cukup menggunakan air tambak atau sungai yang rasanya cukup asin, karena tercampur air laut. “Sungai maupun tambak yang ada, letaknya tak jauh dari laut, sehingga mempengaruhi kondisi air kami,” katanya.

Hal senada dikemukakan warga Desa Pa’jukukang, Kecamatan Maros Utara, Kabupaten Maros, Sulsel, Rosmala. Dia mengatakan, warga yang memiliki dokar terpaksa mencari air bersih ke desa tetangga dan sebagian air yang diperoleh dijual ke tetangga.

“Cukup modal jerigen dalam jumlah banyak, rata-rata bisa mendapatkan keuntungan Rp35 ribu per hari,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, musim kemarau memberikan rezeki tersendiri bagi keluarganya, sebab mendapatkan pekerjaan sambilan sebagai penjual air disela-sela kegiatannya sebagai petani. (ant)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal16 Mei 2022 19:19
13 Kawanan Geng Motor di Makassar Dibekuk, Bawa Panah dan Parang
Sebanyak 13 orang yang diduga anggota geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diduga hendak melakukan tawuran diciduk aparat Polda Suls...
Hukum & Kriminal16 Mei 2022 18:40
Kasat Narkoba Sebut Arfandi Bandar, Kapolrestabes Makassar Bilang Bukan
MAKASSAR – Hanya berselang beberapa jam aparat Polrestabes Makassar kembali mengklarifikasi terkait pria bernama Muh Arfandi Ardiansyah (18) yan...
Peristiwa16 Mei 2022 18:13
Korban Lakalantas Ditemukan Meninggal di Dalam Got di Ma’rang, Pangkep
PANGKEP– Nasib malamg menimpa Amir, warga asal Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Ia ditemukan terbujur kaku dalam got pinggir ja...
News16 Mei 2022 07:49
40 Tahun Wafatnya Hadji Kalla dan Hj. Athirah, Masyarakat Mengenang Berbagai Keteladanan Beliau
Rangkaian acara haul ini diantaranya terdiri dari, khataman Quran, pembacaan Ayat Suci AlQuran, pembacaan surat yasin & tahlil, sambutan keluarga oleh...