Logo Lintasterkini

PLN Peduli-YKL Indonesia Gelar Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup 2024

Fakra
Fakra

Rabu, 05 Juni 2024 15:48

PT PLN UIP Sulawesi melalui PLN Peduli bersama Yayasan Konservasi Laut Indonesia (YKL Indonesia) menggelar aksi peduli pantai pada peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024.(Foto:ist)
PT PLN UIP Sulawesi melalui PLN Peduli bersama Yayasan Konservasi Laut Indonesia (YKL Indonesia) menggelar aksi peduli pantai pada peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024.(Foto:ist)

MAKASSAR – PT PLN UIP Sulawesi melalui PLN Peduli bersama Yayasan Konservasi Laut Indonesia (YKL Indonesia) menggelar aksi peduli pantai pada peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024.

“Aksi bersih pantai dari sampah plastik ini sebagai aksi yang harus dibumikan bukan hanya pada saat memperingati Hari Lingkungan Hidup,” kata
Plh GM PLN UIP Sulawesi (Senior Manager Operasi Konstruksi 1) Budi Ari Wibowo disela aksi bersih pantai di Tanjung Layar Putih, Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, pada kegiatan ini PLN mengajak komunitas untuk bersama memerangi sampah, khususnya sampah yang mau masuk ke laut.

Diakui, aksi ini memang jangka pendek, namun jangka panjang adalah bagaimana mengubah “mind set’ masyarakat untuk peduli lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik yang sulit terurai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan (DKP Sulsel), Muhammad Ilyas mengatakan, bahaya sampah plastik masuk ke laut, selain dapat membahayakan kesehatan manusia, juga merusak biota laut.

Akibat banyaknya sampah plastik, lanjut dia, dampak langsung yang dirasakan nelayan saat ini adalah semakin jauh ke tengah laut untuk mencari Ikan.

“Termasuk biota laut yang habitatnya rusak karena sampah plastik, semakin sulit berkembang, sehingga tangkapan nelayan juga semakin berkurang,” katanya.

Satu hal yang juga menjadi penekanan adalah lokasi destinasi wisata yang dapat sampah plastik kiriman seperti di Kabupaten Kepulauan Selayar sulit penanganannya.

Hal itu diakui salah satu lembaga yang fokus pada isu laut dan perikanan Direktur YKL Indonesia Nirwan Dessibali

Dia mengatakan, aksi bersih pantai tahun lalu sekitar 53 persen sudah terkelola menjadi bahan yang dapat digunakan kembali.

Sementara pengumpulan sampah tahun ini diharapkan bisa lebih banyak lagi yang didaur ulang dan tidak kembali ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Makassar.

Aksi bersih ini yang diprakarsai PLN dan YKLI juga melibatkan 22 lembaga komunitas diantaranya Blue Flores, Zero Waste, Marine Buddies Makassar dan The Society of Indonesian Enviromental Journalists (SIEJ) Simpul Sulsel.(***)

 Komentar

 Terbaru

News25 Juni 2024 09:05
Tujuh Pejabat Eselon II Berebut Kursi Sekda Makassar
MAKASSAR – Tujuh pejabat eselon ll Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendaftar mengikuti lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar. Pani...
Gaya Hidup25 Juni 2024 08:15
8 Tanda Seseorang Memberi Harapan Palsu, Jangan Terjebak!
LintasTerkini.com – Pemberi harapan palsu, atau yang sering disingkat sebagai PHP, adalah istilah yang populer di kalangan masyarakat Indonesia ...
News24 Juni 2024 20:48
Tingkatkan Layanan Tanggap Bencana, Sekretariat Kalla Rescue Resmi Beroperasi
MAKASSAR – Dalam menunjang berbagai pelaksanaan misi tanggap bencana, Kalla Rescue meresmikan sekretariat yang berlokasi di NIPAH PARK, Senin, (...
News24 Juni 2024 20:35
Perkenalkan Inovasi Infasra, Peserta Diklatpim XI LAN RI Ambar Sallatu Tampil di Depan PJ Sekda
MAKASSAR – Sejumlah peserta pelatihan kepemipinan administrator angkatan XI LAN RI melaunching inovasi aksi perubahan. Mereka memperkenalkan sej...