Logo Lintasterkini

Sebut KLB Inkonstitusional, AHY Akan Tempuh Jalur Hukum

Budi S
Budi S

Sabtu, 06 Maret 2021 01:53

Ketua Umum Partai Demokrat, AHY
Ketua Umum Partai Demokrat, AHY

JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum dianggap ilegal dan inkonstitusional oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Olehnya itu, AHY akan menempuh jalur hukum menyikapi persoalan di internal partainya. AHY sendiri merupakan Ketua Umum Partai Demokrat terpilih hasil Kongres 2020 lalu.

Dia menilai, KLB yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) tersebut didasari niatan yang buruk.

“Kenapa dinyatakan berniat buruk, dilakukan dengan cara yang buruk dan abal-abal. Karena (KLB digelar) harus dua sepertiga dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang hadir. Lantas, KLB ini tidak memenuhi syarat khusus tersebut,” pungkas AHY dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (05/03/2021).

KLB lanjutnya, dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat. Namun menurutnya, juga tidak terpenuhi.

“Saya memiliki catatan ketidakhadiran Pimpinan DPD dalam KLB tersebut. Sehingga jelas ini merupakan niat dan tujuan buruk untuk Demokrat dan demokrasi di Indonesia,” ujar AHY.

Dengan demikian, AHY tegas menyatakan, jika KLB itu tidak merepresentasikan suara dari Partai Demokrat secara menyeluruh.

“Mereka kebanyakan (yang hadir) merupakan mantan kader yang sudah dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat. Tidak perlu saya jelaskan satu per satu siapa saja orangnya. Yang jelas, itu juga merupakan bagian dari kedaulatan partai kami,” tuturnya.

Atas dasar itu, AHY akan menempuh jalur hukum melihat dagelan yang dipertontokan para pelaku KLB.

Selain Moeldoko, KLB tersebut diketahui juga telah menetapkan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Sebagaimana KLB ini turut dihadiri para pendiri Partai Demokrat lainnya. Seperti Hencky Luntungan dan Max Sopacua. (*)

 Komentar

 Terbaru

Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Pemerintahan20 April 2021 20:44
Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Konstribusi perusda masih rendah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga perlu penyegaran. Diawali dengan tahap evaluasi kinerja seluruh direk...
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
News20 April 2021 20:12
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Dalam keterangannya, Risma menyebut, jika kondisi tiga korban mulai membaik. Hanya saja masih membutuhkan perawatan lanjutan....
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
News20 April 2021 19:41
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
Peran keenam Imigran tersebut sebagai provokator. Berupaya menghalang-halangi petugas saat hendak mengamankan motor di Wisma KPI....
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Hukum & Kriminal20 April 2021 17:17
Kenalan di Facebook, Reza Ditembak Usai Tipu dan Cabuli Pelajar Asal Gowa
Kasus ini berawal dari pertemuan korban dan pelaku Reza di Facebook, beberapa waktu lalu....