Logo Lintasterkini

Jokowi Minta Perbaikan Infrastruktur di NTT Dipercepat Agar Tak Hambat Penyaluran Logistik

Isman
Isman

Selasa, 06 April 2021 12:34

Jokowi Minta Perbaikan Infrastruktur di NTT Dipercepat Agar Tak Hambat Penyaluran Logistik

JAKARTA — Bantuan logistik bagi korban bencana di Nusat Tenggara Timur (NTT) sangat dibutuhkan. Presiden Joko Widodo memerintahkan ada percepatan perbaikan infrastruktur untuk agar penyaluran bantuan tidak terhambat.

Dia sudah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat kabinet terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

“Saya melihat ada beberapa jembatan roboh, akses jalan juga. Segera pulihkan jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan internet, juga distribusi logistik, dan BBM,” kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi mengatakan, percepatan perbaikan infrastruktur penting untuk memperlancar penyaluran bantuan korban bencana.

Ia menyebut, bantuan kebutuhan pengungsi sebenarnya telah dikirimkan sejak Minggu (4/4/2021) kemarin.

Namun, akibat cuaca yang sangat ekstrem, bantuan itu belum bisa sampai ke lokasi hingga Senin (5/4/2021).

Oleh karena itu, Jokowi memerintahkan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengatasi persoalan ini.

“Saya minta BNPB dan pemda segera mendata titik-titik pengungsian memastikan logistiknya, tendanya, dapur lapangannya untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak terutama air bersih dan MCK-nya,” ujar dia.

Selain itu, Jokowi memerintahkan jajarannya mempercepat proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban yang belum ditemukan.

Ia meminta kepala BNPB, kepala Basarnas, panglima TNI, dan kepala Polri untuk mengerahkan tambahan personel SAR.

Dengan demikian, wilayah terdampak yang dijangkau untuk proses evakuasi bisa diperluas.

“Termasuk wilayah terisolir dan berbagai gugus pulau di NTT, di Pulau Alor, Pulau Pantar dan pulau-pulau lainnya,” kata Jokowi.

Untuk melancarkan proses evakuasi, Jokowi juga meminta PUPR mengerahkan alat-alat berat dari berbagai tempat.

“Jika jalur darat masih sulit ditembus, saya juga minta agar dipercepat pembukaan akses melalui laut maupun udara,” kata dia.(*)

 Komentar

 Terbaru

Parkir di Bahu Jalan Boulevard, Puluhan Mobil Digembok
News23 April 2021 03:09
Parkir di Bahu Jalan Boulevard, Puluhan Mobil Digembok
Penertiban ini juga difokuskan di sekitaran kantor Balai Kota Makassar....
Security di Makassar Ditemukan Tewas di Pos Jaga Kantornya
Hukum & Kriminal23 April 2021 02:22
Security di Makassar Ditemukan Tewas di Pos Jaga Kantornya
Kapolsek Bontoala, Kompol Andriyani Lilikay bilang, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban....
Amos Ditangkap Curi Handphone di Rumah Sakit TNI
Hukum & Kriminal23 April 2021 00:37
Amos Ditangkap Curi Handphone di Rumah Sakit TNI
Tidak hanya Amos, anggota Resmob Polsek Ujung Pandang juga meringkus seorang wanita berinisial KM. Diduga sebagai penadah....
Ngaku Anggota Dewan, Usman Ditangkap BNN Kuasai 25 Kg Sabu
Hukum & Kriminal22 April 2021 23:28
Ngaku Anggota Dewan, Usman Ditangkap BNN Kuasai 25 Kg Sabu
Rencananya, sabu itu akan dibawa ke salah satu kota di Pulau Sumatera. Diselundupkan melalui jalur laut dari Malaysia dengan menggunakan kapal kayu....