Logo Lintasterkini

Warga Keluhkan Harga Eceran Elpiji 3 Kilogram Sampai Rp25 Ribu

Isman
Isman

Selasa, 06 April 2021 10:19

Ilustrasi Gas Elpiji 3 Kg. (Foto:Okezone).
Ilustrasi Gas Elpiji 3 Kg. (Foto:Okezone).

MAKASSAR — Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram mulai dikeluhkan warga. Satu tabung dihargai hingga Rp25 ribu.

Salah seorang warga Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Rosmiaty mengatakan, sejak HET elpiji 3 kilogram naik dari Rp15.500 menjadi Rp18.500, harga di pasaran mulai melejit.

Kenaikan harga itu disebutnya cukup signifikan. Bervariasi. Berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu untuk satu tabung elpiji 3 kilogram.

”Di warung-warung begitu harganya. Beda-beda biasanya. Kalau mau beli di agen cepat sekali habis juga,” keluhnya kepada LINTASTERKINI, Selasa (6/4/2021).

Kondisi ini pun diakuinya cukup meresahkan. Apalagi menjelang Ramadan. Intensitas memasak, kata dia, akan lebih banyak dari hari-hari biasanya.

”Dulu waktu belum naik masih dapat harga Rp17 ribu sampai Rp19 ribu di warung-warung. Kalau di agen dengan harga normal masih biasa didapat juga,” terangnya.

Dia berharap pemerintah bisa mengambil sikap atas hal ini. Paling tidak memberi solusi kepada masayarakat.

Sebelumnya, Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Makassar, Ikhsan mengatakan akan terus melakukan pemantuan agar tidak ada permainan harga dikalangan pengecer.

“Agar tidak terjadi kelanggkaan dan tidak terjadi permainan harga tentu kami intens melakukan koordinasi, baik dengan pemerintah provinsi dan pertamina,” kata Iksan.

Selain itu, Ikhsan juga akan melakukan pengawasan rutin di setiap agen dan pangkalan agar pasokan dan harga tetap dalam alur yang telah ditentukan.

“Karena sebenarnya itu kadang ada calo-calo ini yang mempermainkan harga sebelum sampai ke pengecer atau di warung-warung kelontong. Makanya itu akan dipantau juga, jangan sampai melambung nanti harganya,” ujar dia.(*)

 Komentar

 Terbaru

PAD Rendah, ASN Pemkot Terancam Gigit Jari Tak Terima TPP
News23 April 2021 13:13
PAD Rendah, ASN Pemkot Terancam Gigit Jari Tak Terima TPP
Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Pemkot Makassar masih belum bisa dipastikan. Anggaran masih sangat terbatas....
Pembangunan Stadion Mattoanging Dipastikan Berlanjut Tanpa Pinjaman
News23 April 2021 12:17
Pembangunan Stadion Mattoanging Dipastikan Berlanjut Tanpa Pinjaman
Rencana redesain Stadion Mattoanging dinilai lebih rasional. Beban pembangunannya cenderung ringan. Tidak perlu lagi mengambil pinjaman anggaran....
Bayar Parkir di Makassar Kini Bisa Pakai Cashless
News23 April 2021 10:45
Bayar Parkir di Makassar Kini Bisa Pakai Cashless
Smart Parking with GoPay sudah diresmikan. Pembayaran tarif parkir di Makassar kini bisa dilakukan melalui cashless atau nontunai....
UMI Peringkat 12 PTS Terbaik di Indonesia Versi SIR
Dunia Kampus23 April 2021 09:55
UMI Peringkat 12 PTS Terbaik di Indonesia Versi SIR
MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatatkan namanya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia. Terbaru adalah...