Logo Lintasterkini

Panglima TNI Resmikan KRI Alugoro-405

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Rabu, 07 April 2021 13:33

KRI Alugoro-405.
KRI Alugoro-405.

RIAU — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P meresmikan KRI Alugoro-405 dan melantik Letkol Laut (P) Ahmad Noer Taufik, S.T, M.Tr. Hanla, M.M sebagai Komandan KRI pertama. Peresmian KRI dilakukan di Fasilitas Pelabuhan (Faslabuh) TNI AL Selat Lampa, Ranai Kepulauan Riau, Selasa (6/4/2021).

Menurut Hadi Tjahjanto, kapal selam menjadi kekuatan pemukul strategis yang sangat diperhitungkan dalam peperangan modern. Sejak kemunculannya di awal abad XX dan perkembangannya yang pesat sampai saat ini, kapal selam telah menjadi game changer dalam mandala perang laut.

“Kemampuannya untuk mengintai dan menyerang sasaran tanpa terdeteksi menjadi kombinasi mematikan yang harus diperhitungkan dalam kalkulasi tempur lawan,” ujar Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Dikatakan Panglima TNI, KRI Alugoro-405 yang baru saja diresmikan sebagai komponen kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). Kapal ini juga menjadi bagian penting dan tidak terpisahkan dari kemampuan pengendalian laut dan kemampuan anti akses TNI Angkatan Laut khususnya di wilayah perbatasan dan perairan rawan selektif, seperti Laut Natuna Utara dan Laut China Selatan.

Lebih lanjut Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pemilihan lokasi peresmian KRI kali ini menjadi simbol kesungguhan dan kesiapan TNI sebagai garda terdepan. Juga menjadi benteng terakhir nusantara untuk menegakkan kedaulatan negara di laut.

“Kesiapan fasilitas labuh di Natuna yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan ini, akan menambah operational reach atau jangkauan operasi kekuatan laut kita hingga ke Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen melaksanakan program modernisasi Alutsista secara bertahap untuk mencapai Minimum Essential Force (MEF) pada tahun 2024. Dikatakan pula, keberadaan KRI Alugoro-405 menjadi bukti dari kemajuan proses modernisasi yang terus berlangsung.

“Sehingga kedepan, penguatan kapasitas industri pertahanan nasional perlu untuk terus ditingkatkan dan mampu kita realisasikan bersama, agar kemandirian industri pertahanan nasional tidak hanya menjadi jargon,” tegasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Kutip Arahan Mahfud MD, Fatmawati: Moderasi Butuh Kesadaran Masyarakat
News24 April 2021 00:19
Kutip Arahan Mahfud MD, Fatmawati: Moderasi Butuh Kesadaran Masyarakat
Mahfud MD memberi pengarahan kepada sejumlah kepada daerah di Sulsel. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (23/04/2021)....
Derita Tumor Mata, Balita di Toraja Butuh Biaya Berobat
News23 April 2021 23:46
Derita Tumor Mata, Balita di Toraja Butuh Biaya Berobat
Dokter di RSUD Lakipadada lalu menyarankan agar Aura dirujuk ke rumah sakit di Makassar....
Buka Peringatan Hari Kartini, Indira Jusuf: Istri Harus jadi Teladan
News23 April 2021 22:28
Buka Peringatan Hari Kartini, Indira Jusuf: Istri Harus jadi Teladan
Pada peringatan Hari Kartini kali ini, DWP Makassar mengangkat tema spirit perjuangan RA Kartini....
Fatmawati Pastikan Bantuan Korban Kebakaran Terpenuhi di Bontoduri
News23 April 2021 22:14
Fatmawati Pastikan Bantuan Korban Kebakaran Terpenuhi di Bontoduri
Di lokasi, Fatmawati berkeliling sembari menyapa warga. Juga menanyakan langsung kondisi korban pascakebakaran yang terjadi Kamis kemarin....