Logo Lintasterkini

584 Ulama Gugur karena Covid-19, MUI: Negara Harusnya Minta Maaf ke Publik

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Rabu, 07 Juli 2021 14:47

Ikhsan Abdullah MUI /RmolJatim
Ikhsan Abdullah MUI /RmolJatim

JAKARTA — Ketua Tim Peduli Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah meminta pemerintah menyampaikan permohonan maaf atas nama negara kepada masyarakat.

Ikhsan menegaskan itu saat penyelenggaraan diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan yang bertajuk ‘PPKM Darurat: Macet di Penyekatan’ yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa (6/7/2021).

Ikhsan kemudian menegaskan bahwa antara nyawa dan ekonomi tidak bisa saling dihadap-hadapkan.

Menurutnya, apabila satu orang saja masyarakat Indonesia yang kehilangan nyawa akibat pelayanan yang kurang baik, maka di situlah pemerintah dan negara harus meminta maaf.

“Jangan dihadap-hadapkan, mana ekonomi dulu atau nyawa dulu. Apabila meninggal dunia satu orang saja karena lambatnya penanganan dan pelayanan itu, negara harusnya minta maaf kepada publik,” ungkap Ikhsan dilansir dari Bizlaw.

Ia pun membeberkan bahwa dari awal tahun 2021 sampai saat ini, jumlah ulama dan kiai yang meninggal sampai 584 jiwa.

Ia sangat menyayangkan hal tersebut lantaran mencetak ulama menurutnya adalah hal yang sangat sulit.

“Per Januari sampai hari ini, sudah ada 584 kiai dan ulama sekaligus yang meninggal dunia,” tutur Ketua Tim Peduli Covid 19 MUI tersebut,

Ia mengatakan bahwa mencetak para ulama harus memiliki legitimasi masyarakat, sehingga hal itu sangatlah sulit didapatkan saat ini.

“Karena ulama itu dilegitimasi sama masyarakat. Betapa sulit mendapat legitimasi masyarakat,” ucapnya.

Ia pun mengatakan bahwa harapannya terkait adanya PPKM Darurat ini bisa memaksimalkan upaya dalam penanganan covid.

“Jadi harapan kami dengan PPKM Darurat harusnya benar-benar direm darurat,” pungkasnya.

Adapun menurut data Kementerian Kesehatan, total kasus infeksi virus corona di Indonesia menyentuh angka 2.345.028 orang per tanggal 6 Juli 2021.(*)

 Komentar

 Terbaru

News16 Oktober 2021 23:55
Kasus Covid-19 Sudah Menurun, Kini Masuk ke Sulsel Cukup dengan Tes Usap
MAKASSAR– Memasuki wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kini tidak perlu lagi menunjukkan hasil tes swab PCR. Cukup dengan menunjukkan has...
Hukum & Kriminal16 Oktober 2021 23:50
Parah! Calon Kepala Desa Petahana di Jeneponto Diduga Pakai Ijazah Palsu
JENEPONTO– Seorang pria berinisial RT yang mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Desa Pappalluang, Kabupaten Jeneponto diduga memakai ijazah pal...
News16 Oktober 2021 23:22
Pengunjung Warkop di Parepare Jatuh dari Kursi Lalu Meninggal Dunia usai Minum Es Kopi
PAREPARE– Pengunjung Warung Kopi (Warkop) yang terletak di Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare dikejut...
News16 Oktober 2021 23:03
Puting Beliung Terjang Pinrang, 17 Rumah Rusak dan 1 Kubah Masjid Terbang
PINRANG – Warga Desa Leppangang sore tadi, dibuat panik akibat bencana anging puting beliung, tepatnya di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinran...