Logo Lintasterkini

Koruptor Kredit BRI akan Digiring ke Makassar

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 08 September 2012 00:23

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

MAKASSAR – Haji Tajang, koruptor kredit fiktif Bank Rakyat Indonesia Somba Opu Makasar, Sulawesi Selatan, senilai Rp47 miliar yang buron, kini telah diringkus tim Satgas Intelijen Kejaksaan Agung, akan digiring ke Makassar.

“Rencananya, malam ini (7/9) dia sudah tiba di Makassar seusai diringkus tim Satgas Intelijen Kejagung di Bogor, Jawa Barat,” ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Sulselbar Chaerul Amir di Makassar, Jumat.

Tersangka yang sudah buron sejak November 2011 itu terlibat kasus korupsi senilai Rp47 miliar dalam pencairan kredit modal kerja pada Bank BRI Somba Opu Makassar serta kredit fiktif pengadaan 300 mobil dan 200 motor di Bogor, Jawa Barat.

Chaerul mengaku, keberhasilan tim Satuan Tugas Intelijen Kejagung meringkus buronan kredit fiktif ini setelah salah seorang mitra kerjanya yang juga diberikan tanggungjawab oleh tersangka dalam menjalankan bisnisnya itu membeberkan keberadaan tersangka.

“Keberhasilan tim Satgas Intelijen menangkap buronan itu setelah adanya informasi dari mitra kerjanya yang diberikan tanggung jawab menjalankan bisnisnya. Karena untuk menangkap tersangka, cukup sulit, makanya cara seperti itu dipakai tim satgas,” katanya.

Tajang terlilit kasus BRI Sambo Opu pada tahun 2006-2007 dan diduga merugikan negara Rp47 miliar, 300 mobil dan 200 motor. Tajang juga tersangkut kasus kredit macet BNI OTO yang telah merugikan negara senilai Rp27 miliar lebih.

Dalam kasus itu, Tajang sebagai terdakwa mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andarias juga mengajukan kasasi, lantaran vonis hakim dinilai rendah. Sementara tuntutan jaksa 10 tahun.

Selain itu, mantan Kajari Tangerang itu menyebutkan, nomor berkas perkara kasus H Tajang HS adalah PDS-12/R.4.5/Fd.1/2011 tanggal 30 November 2011. Berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa peneliti pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. (ant)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...