Logo Lintasterkini

OJK Cabut Izin Usaha PT Tani Fund Madani Indonesia

Fakra
Fakra

Kamis, 09 Mei 2024 15:06

OJK mengumumkan pencabutan izin usaha PT Tani Fund Madani Indonesia  sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.06/2024 tanggal 3 Mei 2024.(Foto:ilustrasi)
OJK mengumumkan pencabutan izin usaha PT Tani Fund Madani Indonesia sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.06/2024 tanggal 3 Mei 2024.(Foto:ilustrasi)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pencabutan izin usaha PT Tani Fund Madani Indonesia (TaniFund) sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.06/2024 tanggal 3 Mei 2024.

Pencabutan ini dilakukan karena TaniFund telah dikenakan penegakan kepatuhan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu tidak memenuhi ketentuan ekuitas minimum dan tidak melaksanakan rekomendasi pengawasan OJK.

OJK telah melakukan langkah-langkah pengawasan (supervisory actions) dan memberikan sanksi administratif secara bertahap sampai dengan Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU). OJK juga telah melakukan komunikasi dengan Pengurus dan Pemegang Saham secara intens untuk memastikan komitmen penyelesaian permasalahan TaniFund.

Namun demikian, sampai dengan batas waktu yang ditentukan, Pengurus dan Pemegang Saham tidak dapat menyelesaikan permasalahan, sehingga TaniFund dikenakan sanksi pencabutan izin usaha.

Tindakan pengawasan OJK dan pengenaan sanksi administratif kepada TaniFund sampai dengan pencabutan izin usaha tersebut sudah sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 63/POJK.05/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK Nomor 11/POJK.05/2014 tentang Pemeriksaan Langsung Lembaga Jasa Keuangan Nonbank dan Peraturan OJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).

Pencabutan izin usaha TaniFund dilakukan dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundangan secara konsisten dan tegas untuk menciptakan industri LPBBTI yang sehat dan terpercaya.

OJK juga telah melimpahkan kasus pidana terkait TaniFund kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, TaniFund harus menghentikan kegiatan usaha pada industri LPBBTI. Selanjutnya Pemegang saham, Pengurus, dan/atau pegawai TaniFund dilarang mengalihkan, menjaminkan, mengagunkan, menggunakan kekayaan, dan/atau melakukan tindakan lain yang dapat mengurangi aset atau menurunkan nilai aset TaniFund.

Dalam upaya memberikan kepastian hukum untuk melindungi Pengguna dan pihak terkait lainnya, TaniFund wajib melakukan likuidasi dan menyediakan Pusat Informasi dan Layanan Pengaduan Masyarakat/Pengguna.(***)

 Komentar

 Terbaru

Politik29 Mei 2024 22:43
Buktikan Serius Maju Di Pilkada, Abdillah Natsir Kembalikan Formulir Pendaftaran Ke PKB Dan Gelora Pinrang
PINRANG — Menepis isu yang berkembang dan sekaligus menjadi bukti keseriusannya untuk maju bertarung sebagai kontestan di Pilkada Pinrang 2024, ...
News29 Mei 2024 22:04
Pinrang Kembali Raih Opini WTP Ke – 13 Kalinya Tanpa Terputus
PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang Kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun ...
Pemerintahan29 Mei 2024 20:17
Lagi, Gowa Raih WTP ke-12 Kalinya dari BPK Sulsel
GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 kalinya atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)...
Ekonomi & Bisnis29 Mei 2024 20:03
Mortar Instan Kalla Beton Bikin Pengerjaan Bangunan Makin Praktis
MAKASSAR – Kalla Beton memiliki berbagai produk yang dapat memudahkan pelanggan dalam mengerjakan bangunan. Salah satunya mortar instan yang mem...