Logo Lintasterkini

Kemendikbudristek Sebut Sekolah Tatap Muka Bisa Dibatalkan

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Rabu, 09 Juni 2021 10:59

Kemendikbudristek Sebut Sekolah Tatap Muka Bisa Dibatalkan

JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut pembelajaran tatap muka (PTM) bersifat dinamis. Bisa ditutup jika ditemukan kasus Covid-19 di sekolah itu.

“Buka tutup sekolah sesuai dengan konteks permasalahan yang ada di tiap sekolah. Jika saat PTM berlangsung, kemudian ada klaster penularan Covid-19 di sekolah itu, maka langkah yang diambil adalah menghentikan PTM terbatas,” ujar Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek Jumeri, Selasa (8/6/2021).

Berikutnya, langkah yang diambil adalah menghentikan PTM terbatas dan segera melakukan testing, tracing dan treatment. Jadi guru-guru dan peserta didik yang memiliki kontak erat dengan yang terinfeksi Covid-19 segera diakukan testing dan dipastikan apakah aman atau tidak.

“Juga dilakukan tracing, siapa yang melakukan kontak erat dan jika terbukti positif Covid-19 maka diberikan treatment,” ujar dia.

Untuk guru, termasuk warga sekolah lain yang mengalami sakit, segera dirujuk ke RS terdekat. Kemudian yang dilakukan isolasi yang dikoordinasikan dengan satgas Covid-19 untuk penanganan semestinya.

“Sekolah itu kami tutup sementara, kami liburkan. Setelah situasi Covid-19 membaik, sekolah bisa dibuka kembali. Saya rasa itu buka tutup amat dinamis,” kata dia.

PTM terbatas juga dilakukan berbasiskan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di daerah itu.

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menargetkan pelaksanaan PTM terbatas di seluruh sekolah pada tahun ajaran baru 2022/2023.

Pelaksanaan PTM terbatas berbeda dengan pembelajaran tatap muka pada umumnya, karena dilakukan secara bergantian, kapasitasnya pun setengah dari semestinya dan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.(*)

 Komentar

 Terbaru

News17 Juni 2021 17:18
Polsek Tamalanrea Tekan Angka Kejahatan Lewat Imbauan Kamtibmas
MAKASSAR — Berbagai upaya dilakukan pihak kepolisian untuk menekan angka kejahatan. Termasuk yang dilakukan Polsek Tamalanrea Makassar. Mereka memas...
Hukum & Kriminal17 Juni 2021 16:44
Terungkap! Motif Pembunuhan dan Pembakaran Mayat Rian di Maros Karena Cemburu Asmara Sesama Jenis
MAKASSAR– Motif pembunuhan dan pembakaran mayat Rian (20) di Bukit Kemiri, Tompoladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Maros, kini sudah terun...
News17 Juni 2021 16:40
Vaksinasi Covid-19 Makassar Sudah 68,8 Persen
MAKASSAR — Vaksinasi Covid-19 di Makassar terus dikebut. Saat ini, vaksinasi sudah mencapai 68,8 persen. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meng...
Dunia Kampus17 Juni 2021 15:58
Pemkab Pangkep Libatkan Unifa Susun RPJMD
PANGKEP — Universitas Fajar (Unifa) ikut dilibatkan dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Pamgkep. Mereka diundung memberikan masukan program strategis. ...