Logo Lintasterkini

Pelaku Jambret Pincang Akhirnya Diamuk Massa

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Rabu, 09 November 2016 18:28

Korban jambret.
Korban jambret.

MAKASSAR – Cacat pada anggota tubuh tak menjadikan residivis bernama Zainal alias Enal (18), warga Jalan Kompleks PU Malengkeri Makassar jera dalam melakukan aksi kejahatannya. Terbukti dengan aksi kejahatan yang dilakukan pelaku terhadap korban, Rabu (9/11/2016) sekira pukul 15.15 Wita menjambret korbannya, Aurel (14).

Korban merupakan pelajar kelas III SMP Gamaliel, yang tinggal di Jalan Kakatua. Saat itu korban yang berboncengan dengan Indra (15) tak menyangka pelaku menguntitnya dari belakang. Korban saat berboncengan sementara memegang Handphone Samsung, dan langsung dirampas pelaku di sekitar Tanggul.

Kendati demikian, korban melakukan pengejaran dan berhasil membuat kendaraan yang digunakan oleh pelaku terperosok saat berada di Jalan Daeng Tata III. Saat itu rekan pelaku berhasil kabur.

Sementara Enal yang tidak bisa berlari kencang lantaran kondisi kakinya yang pincang, akhirnya harus pasrah berhadapan dengan massa yang telah mengepungnya. Dia pun menjadi bulan-bulanan amukan massa, hingga pelaku babak belur.

“Dua orangki berboncengan motor langsung na rampas Hp Samsungku. Tapi kami kejar dan pelakunya jatuh dengan motornya. Tapi temannya loloski ke rumah warga. Diaji yang keppang tidak bisa lari dan dimassa,” ujar korban kepada lintasterkini.com.

Beruntung pihak aparat Polsek Tamalate dipimpin Kepala SKPT Aiptu Ahmad yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi pelaku dari amukan massa. Selanjutnya pelaku bersama motor yang digunakannya saat ini diamankan di Polsek Tamalate guna proses lebih lanjut.

Ditemui lintasterkini.com, pelaku sempat mengelak terkait keterlibatannya melakukan aksi jambret terhadap korban. Namun dirinya mengaku jika pernah menjalani hukuman penjara terkait kasus narkoba.

Kapolsek Tamalate Kompol Amrin AT membenarkan adanya pelaku jambret yang dimassa warga. Dia mengungkapkan, dirinya sudah mengarahkan kepada anggota agar yang bersangkutan dibawa ke RS Bhayangkara untuk perawatan medis akibat luka yang dideritanya saat dikeroyok massa.

“Untuk saat ini anggota masih melakukan pengembangan terhadap yang bersangkutan,” tutur Kompol Amrin AT. (*)

Tonton video :

 Komentar

 Terbaru

Nasional29 Juli 2021 17:47
Kopel Minta Setop Fasilitas Isoman bagi Anggota DPR
MAKASSAR — Fasilitas Isolasi Mandiri (Isoman) untuk anggota DPR yang terpapar Covid-19 disorot Komite Pemantau Legislatif (Kopel). Terlalu diistimew...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 17:33
Diduga Gegara Dendam, Seorang Warga Maroneng Pinrang Tewas Ditebas Parang
PINRANG –La Saleng, warga Desa Marineng Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang tewas mengenaskan setelah ditebas senjata tajam jenis Parang oleh ...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 16:01
Saksi Sebut NA Tak Terlibat di Bantuan Dana CSR Masjid
"Selesai peletakan batu pertama, Saya makan siang bersama. Pak Petrus sampaikan bahwa dia sumbangkan Rp100 juta untuk masjid, Saya spontan bilang saya...
News29 Juli 2021 13:54
Gerakan Peduli PKL, Ditlantas Polda Sulsel Borong Dagangan dengan Harga 10 Kali Lipat
Aksi kepedulian ini di motori Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP M Yusuf Usman setelah mendapat instruksi langsung dari Dirlantas Polda Sul...