Logo Lintasterkini

KPK Tetap Gunakan Vonis Angie Sebagai Bahan Pengembangan Kasus

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 10 Januari 2013 23:42

Angelina Sondakh
Angelina Sondakh

Angelina Sondakh

JAKARTA – Dari tuntutan jaksa 12 tahun penjara, hakim hanya menvonis Angelina Sondakh 4 tahun 6 bulan dengan denda Rp 250 juta. Meskipun vonis itu terbilang rendah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan tetap menggunakan vonis itu sebagai dasar untuk mengembangkan kasus anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas.

“Saya kira dengan divonisnya Angelina Sondakh, meskipun yang dipakai pasal 11 artinya apa yang dituduhkan oleh KPK terhadap angie itu terbukti Angie menerima. Nah, bersama siapa ini yang akan dikembangkan. Yang penting pertama adalah bahwa memang ada bukti dia menerima,” kata juru bicara KPK, Johan Budi, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Johan mengatakan putusan hakim belum berkekuatan hukum tetap. Masih ada kesempatan untuk KPK untuk melakukan banding.

“Tapi putusan ini kan belum inkracht, bisa saja Angie banding atau KPK yang banding. Sehingga belum berkekuatan hukum. Jika sudah, bisa jadi ini dasar hukum kita. KPK untuk mengembangkan kasus ini, tidak tertutup (kemungkinan),” ujar Johan.

Seperti diketahui, hari ini Angie telah divonis hakim pengadilan tipikor bersalah atas kasus anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas. Angie dihukum 4,5 tahun penjara dan ganti rugi sebesar Rp 250 juta.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut,” ujar Ketua Majelis Hakim Sudjatmiko membacakan vonis Angie di pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (10/1/2013).

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa 4 tahun dan enam bulan dan denda Rp 250 juta. Apabila denda itu tidak dibayar diganti dengan kurungan 3 bulan,” sambung hakim.

Angie dikenakan pasal 11 UU Tipikor. Ancaman hukuman maksimal di pasal tersebut memang hanya 5 tahun.

(dtc)

 Komentar

 Terbaru

Teknologi & Sains23 Februari 2024 20:26
Realme Note 50 Resmi Meluncur di Indonesia Harga Rp1 jutaan, Ini Spesifikasinya
JAKARTA – Realme Note 50 akhirnya resmi di Indonesia, setelah debut di Filipina pada Rabu (24/1/2024). Smartphone ini menjadi model pertama Real...
Pemerintahan23 Februari 2024 18:48
Gowa Masuk Penilaian PPD Tahap II Berkat Inovasi Proksi Rumah Produktif
GOWA – Sebagai upaya pemulihan perekonomian, Kabupaten Gowa menggagas iovasi produktivitas simultan rumah produktif yang hadir untuk mencetak us...
Ekonomi & Bisnis23 Februari 2024 16:17
Bukit Baruga-Bank Mandiri Teken MoU, Target Penjualan 110 Unit di Tahun 2024
MAKASSAR – PT Bumi Asri Nusa dibawah naungan Kalla Land & Property resmi menjalin perjanjian kerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk....
Gaya Hidup23 Februari 2024 16:15
Identifikasi Tanda-tanda Pria Lebih Mencintai Perempuan Lain
LintasTerkini.com – Cinta, dengan segala kompleksitasnya, sering kali menjadi subjek yang rumit dan penuh dengan tanda tanya. Dalam sebuah hubun...