Logo Lintasterkini

Menaker: Tanpa Skill Baru, Anak Muda Bisa Tersisih dari Pasar Kerja

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 10 Februari 2026 14:16

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan generasi muda agar tidak bertahan pada kemampuan lama
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan generasi muda agar tidak bertahan pada kemampuan lama

LAHAT – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan generasi muda agar tidak bertahan pada kemampuan lama. Menurutnya, anak muda yang enggan menambah keterampilan/skill baru berisiko kehilangan peluang kerja dan tersisih dari persaingan kerja yang makin ketat.

“Untuk menang dalam persaingan lokal dan global, kita tidak cukup mengandalkan satu kompetensi. Be unique, be different, be a champion . Model kompetensi itu nggak satu lagi, sudah bergeser,” kata Yassierli saat memberikan kuliah umum di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).

Peringatan itu, lanjut Yassierli, muncul karena perubahan teknologi dan ekonomi global membuat kebutuhan industri ikut bergeser. Sejumlah sektor baru terus tumbuh, mulai dari ekonomi digital dan kreatif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), care economy, hingga ekonomi berkelanjutan. Dampaknya, tenaga kerja dituntut lebih adaptif—terutama generasi muda yang sedang bersiap masuk atau baru memulai karier.

Dalam konteks tersebut, Y assierli menilai cara pandang “cukup satu keahlian” sudah tidak relevan. Ia menyebut sekitar 59 persen pekerja di dunia diperkirakan perlu mempelajari keterampilan baru agar tetap sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Perubahan kebutuhan itu juga tercermin pada model kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Jika dulu seseorang cukup menjadi pakar di satu bidang, kini dibutuhkan kemampuan yang berlapis dan saling terhubung. Yassierli menyebut model T-Shaped (mendalam di satu bidang, memahami bidang lain), Pi-Shaped (memiliki dua keahlian utama), hingga M-Shaped atau multi-spesialisasi yang terintegrasi sebagai gambaran skillset yang perlu dibangun anak muda.

Agar generasi muda memiliki akses untuk mengembangkan skillset tersebut, Yassierli menegaskan Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan vokasi yang adaptif. Menurutnya, BLK tidak lagi hanya mengajarkan keterampilan konvensional, tetapi juga diarahkan untuk m engembangkan talenta yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Ia menambahkan, kunci agar proses peningkatan kompetensi berjalan konsisten adalah growth mindset. Yassierli mengingatkan sekitar 50 persen pekerjaan di industri diprediksi akan berubah dalam 10 tahun ke depan, sehingga kemampuan untuk terus belajar ulang menjadi keharusan bagi pekerja, termasuk generasi muda.

“Tantangan kita saat ini adalah pekerja yang tidak mau belajar hal baru. Padahal, growth mindset adalah kunci manusia beradaptasi. Teruslah belajar di balai-balai kami,” ujarnya.

Selain menyiapkan kompetensi, Yassierli juga menyoroti peluang yang kini terbuka lebih luas bagi daerah. Ia menilai ekonomi digital tidak lagi hanya terpusat di kota besar. Dengan 70 persen pengguna digital baru berada di daerah, Kabupaten Lahat disebut memiliki potensi besar untuk mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif.

Karena itu, Yassierli mendorong kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pema ngku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan dan pengembangan talenta di daerah. Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

“Permasalahan tenaga kerja tidak akan selesai hanya oleh seorang Menteri atau satu Kementerian saja, melainkan oleh inisiatif pemerintah daerah sebagai penggerak utama,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis17 Februari 2026 17:51
Perkuat Ekosistem Halal, PESyar 2026 Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juleha bagi Pelaku Usaha di Sulsel
MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alaudd...
News17 Februari 2026 17:41
Konsisten Gelar Donor Darah, GMTD Perkuat Implementasi Pilar Tangguh Dalam ‘Lippo untuk Indonesia Pasti’
MAKASSAR – Menjelang bulan Ramadhan, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menegaskan komitmennya terhadap kesehatan masyaraka...
Ekonomi & Bisnis16 Februari 2026 20:16
Sambut Ramadan, Phinisi Hospitality Indonesia Group Bersih-Bersih Masjid 
MAKASSAR – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Phinisi Hospitality Indonesia Group melaksanakan kegiatan Corporate Social Respo...
Ekonomi & Bisnis16 Februari 2026 20:06
SATSPAM+ dari IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia untuk Amankan Pejuang Ramadan
JAKARTA – Ramadan selalu datang dengan perubahan ritme. Dalam satu hari, aktivitas digital bisa menghadirkan lebih banyak chat, lebih banyak tel...