Logo Lintasterkini

Utak-atik Pejabat Pemkot Makassar Bocor, Nama-nama Pilihan Wali Kota Tersebar

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Sabtu, 10 Juli 2021 11:26

Utak-atik Pejabat Pemkot Makassar Bocor, Nama-nama Pilihan Wali Kota Tersebar

MAKASSAR — Hasil job fit pejabat eselon II Pemkot Makassar bocor. Surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beredar luas ke publik sebelum resmi diumumkan.

Dalam Surat KASN Nomor: B-2177/KASN/06/2021 yang ditandatangani Ketua KASN, Agus Pramusinto tertanggal 23 Juni 2021 disebutkan dari 19 pejabat eselon II yang ikut job fit berdasarkan Berita Acara Panitia Seleksi Nomor: 010/PANSEL-JPTP/VI/2021 tanggal 18 Juni 2021, 17 pejabat eselon II dimutasi ke jabatan baru.

Sebelumnya, setiap pejabat sudah mendapat rekomendasi tiga posisi melalui proses uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan tim panitia seleksi (pansel). Rekomendasi itulah yang menjadi acuan penempatan posisi pejabat baru.

Namun, hasil akhir pelaksanaan job fit bocor ke publik. Nama dan posisi baru para pejabat eselon II Pemkot Makassar sudah disetujui berdasarkan surat KASN.

Diantaranya, Irwan Adnan yang dulunya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah dimutasi ke jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Makassar.

Nielma Palamba, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.

Aryati Puspasari Abady yang dulu menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diasdukcapil) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.

Sri Susilawati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar.

Irwan Bangsawan yang dulu menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan dimutasi ke jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Makassar.

Evy Aprialty yang dulu menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.

Rusmayani Majid yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dimutasi ke jabatan baru sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Andi Tenri Apalallo yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Achmad Hendra Hakamuddin yang dulu menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

Andi Muhammad Yasir yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dimutasi ke jabatan baru sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Mario Said yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dimutasi ke jabatan baru sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Andi Siswanta Attas yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar.

Fathur Rahim yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar.

Zainal Ibrahim yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Inspektorat dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar.

Iman Hud yang dulu menjabat Kepala Satpol PP dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dishub Kota Makassar. Sittiara Kinnang yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan dimutasi ke jabatan baru Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan Sumber Daya Manusia Kota Makassar.

Andi Bukti Djufrie yang dulu menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Balitbangda Kota Makassar.

Sedangkan dua pejabat lain yang ikut job fit yakni Andi Hadijah Iriani tetap menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Makassar.

Sementara Ismail Hajiali, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar hasil job fit tidak dapat ditindaklanjuti lantaran dijatuhi hukuman disiplin berat perihal tindaklanjut LPH BPK.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto tidak mau mengomentari lebih jauh perihal hasil job fit yang dikeluarkan KASN. Pasalnya dia mengaku belum melihat langsung rekomendasi KASN itu.

“Dilantik pi baru kita lihat betul atau tidak, karena saya lihat disitu ada KASN. Saya juga belum lihat surat itu,” kata Danny.

Dia juga menyayangkan bocornya informasi itu ke publik. Apalagi surat itu merupakan dokumen negara yang bersifat rahasia. Sehingga dia akan mengejar pelaku yang membocorkan informasi tersebut.

“Itu rahasia negara, kalau bocor itu harus ditanya siapa yang membocorkan. Harus ditelusuri,” tegas dia.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 Juli 2021 21:23
Tak Diberi Uang Saat Mau Gadai Barang, Penjual Ikan di Pinrang Tikam Korbannya Pakai Badik
PINRANG– Seorang pria berinisial NA 34 tahun di Kabupaten Pinrang diringkus polisi usai melakukan penganiayaan dengan menikam korbannya mengguna...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 20:12
Gara-gara Tersinggung, Dua Pria di Pinrang Aniaya Tiga Pemuda Pakai Celurit
PINRANG– Dua pria di Kabupaten Pinrang diamankan jajaran Resmob Satreskrim Polres Pinrang lantaran telah melakukan pengeroyokan. Kedua pria itu ...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 16:24
Kenalan Lewat Game Online, Pemuda Sidrap Setubuhi dan Bawa Lari Gadis di Bawah Umur
MAKASSAR– Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota Besar Makassar berhasil mengamankan seorang pemuda yang melarikan anak di bawah umur. Pelaku adala...
News25 Juli 2021 13:27
Besok, Makassar Sudah Terapkan PPKM Level IV, Apa Saja yang Dibatasi?
Dalam rapat tersebut terungkap penerapan PPKM level IV juga akan diberlakukan di Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Untuk di Makassar, pemberlakuan dilaksan...