Logo Lintasterkini

Wali Kota Danny Bakal Copot Camat dan Lurah yang Tolak Makassar Recover

Maulana Karim
Maulana Karim

Sabtu, 10 Juli 2021 10:04

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto Gelar Jumpa Pers Terkait Surat Edaran.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto Gelar Jumpa Pers Terkait Surat Edaran.

MAKASSAR–Walikota Makassar, Danny Pomanto memastikan, bakal mengganti para camat dan lurah yang menghambat jalannya program Makassar Recover.

Hal ini disampaikannya usai menggelar rapat kordinasi Makassar Recover, bersama Wakilnya, Fatmawati Rusdi secara virtual, Jumat (9/7/2021).

“Pasti saya selesaikan, tadinya mau saya sisakan setelah resetting, tapi saya percepat ini,” kata Danny.

Danny mengaku telah mengidentifikasi beberapa lurah dan camat yang terang-terangan tidak mendukung program Makassar Recover.

Danny juga mengaku akan turun langsung bersama tim detektor ke rumah-rumah warga untuk melakukan tracing.

Namun, sebelum itu, dirinya akan mengecek kesiapan camat dan lurah untuk melancarkan kerja tim Detektor di lapangan.

“Jadi sebelum action, saya mau mengecek kesiapan Camat Lurah dulu, karena sudah terindikasi ada yang tidak mendukung,” katanya

Danny juga membeberkan bahwa ada beberapa lurah yang sudah terang-terangan menghasut masyarakat untuk menolak program Makassar Recover.

“Dan beberapa lurah sudah terang-terangan mengatakan tidak ada Makassar recover. Tapi lurah-lurah ini sudah teridentifikasi dan akan saya selesaikan minggu depan,” jelasnya.

Danny menyebut, bahwa lurah-lurah yang teridentifikasi tersebut memang selama ini memiliki kinerja yang buruk, dan hanya menyusahkan masyarakat.

“Karena mereka memprovokasi masyarakat, memang lurah-lurah ini kinerjanya jelek, dan cenderung menjilat saja kerjanya, menyusahkan masyarakat,” tegasnya.

Danny membeberkan, ada sekitar 30 lurah yang sudah diidentifikasi, yang berasal dari hampir semua kecamatan.

“Tapi nanti kita evaluasi, kalau ada yang bisa dimaaafkan kita maafkan, tapi yang memprovokasi Masyarakat tidak ada maaf lagi,” terangnya. (*)

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal26 Juli 2021 23:52
Dalam Sepekan, Satuan ResNarkoba Polres Pinrang Ungkap Empat Kasus
PINRANG – Dalam sepekan, Satuan ResNarkoba Polres Pinrang berhasil mengungkap 4 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Dari pengungkapan te...
News26 Juli 2021 23:36
Gempa Bumi Susulan Kembali Guncang Sulteng, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
TOJO UNA-UNA– Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan berkekuatan magnitudo 6,5 pada h...
Hukum & Kriminal26 Juli 2021 20:40
Tak Terima Diputuskan, Dua Pemuda di Makassar Bakar Mobil Milik Mantan Pacarnya
MAKASSAR– Seorang pria berinisial MA (25) terpaksa harus meringkuk dibalik jeruji besi Mapolrestabes Makassar lantaran nekat membakar mobil mili...
News26 Juli 2021 20:18
PPKM Level 4 di Makassar: Kegiatan di Rumah Ibadah Tidak Dibolehkan
MAKASSAR — Aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Makassar sudah dikeluarkan. Rumah ibadah belum dibolehkan berk...