Logo Lintasterkini

AMSI Sulsel – Google News Gelar Training Literasi Berita di Makassar

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 10 September 2021 08:22

ilustrasi- kegiatan AMSI
ilustrasi- kegiatan AMSI

MAKASSAR – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan melalui dukungan Google News Initiative bersama Cek Fakta menyelenggarakan Training Literasi Berita (News Literacy) di Makassar pada Sabtu (11/9/2021) besok. Kegiatan ini digelar secara daring melalui google meet.

Ketua AMSI Sulawesi Selatan Herwin Bahar mengatakan Managing Editor Kompas.com Heru Margianto akan menjadi pembicara utama bersama Praktisi Media dari Suara.com Arsito Hidayatullah dalam pelatihan Literasi Berita di Makassar.

“Khusus Sulawesi Selatan. Mas Heru Margianto yang akrab disapa mas Mbonk dan mas Sito alias Arsito Hidayatullah adalah praktisi media yang sangat populer di kalangan milenial. Peserta di Makassar beruntung mendapat jatah pembicara ini,” kata Herwin.

Herwin yang juga Direktur Lintasterkini.com ini memberikan apresiasi kepada salah seorang jurnalis senior di Makassar Andi Fadli yang bersedia didaulat menjadi moderator dalam pelatihan Literasi Berita yang dilaksanakan serentak di 10 provinsi di Indonesia.

“Saya berterima kasih atas kesediaan senior kami yang biasa disapa Pung Fadli bersedia memoderasi kegiatan ini,” kata dia.

Sementara itu, Irene Jay Liu, News Lab Lead Google Asia Pacific (APAC) melalui video pengantar menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak melawan mis-informasi. Ia berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat mengidentifikasi informasi tersebut benar berdasarkan fakta atau hanya fiksi.

“Terlebih di era pandemi, jika kita tidak dapat membedakan antara informasi yang benar dan fiksi, itu bisa menjadi masalah hidup dan mati. Apalagi informasi tersebut adalah informasi penting yang akan menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan penting bagi keluarga yang mereka cintai,” ujarnya.

Sebelumnya AMSI telah mentraining 20 jurnalis dari media anggota AMSI sebagai trainer Literasi Berita dan kemudian menyelenggarakan training bagi publik ini. Pada kedua training tersebut, AMSI mengadopsi kurikulum yang dirumuskan oleh Masato Kajimoto, Associate Professor di University of Hong Kong.

Melalui video pengantar, saat pembukaan training yang diikuti lebih dari 30 peserta ini, pendiri Asian Network of News and Information Educators (ANNIE) tersebut mengatakan kurikulum ini lebih dari sekedar materi membongkar fakta. “Tapi kurikulum ini juga membahas hal lain yang merupakan bagian dari literasi berita,” ujarnya.

Materi yang akan diterima peserta mencakup di antaranya dampak media sosial terhadap pemahaman publik pada informasi, mewaspadai efek makna ganda pada efek visual atau foto berita dan lain-lain. Peserta akan menerima 7 materi terkait literasi berita.

Hingga akhir September, AMSI menargetkan setidaknya 300 orang dari berbagai unsur mendapatkan pemahaman terkait isu ini. (*)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa23 September 2021 12:35
Polres Bantaeng Periksa Remaja Perempuan yang Video Perkelahiannya Viral di Medsos
Video viral menampilkan perkelahian dua remaja perempuan yang beredar di media sosial (medsos) kini telah ditangani aparat Polres Bantaeng. Saat ini, ...
Peristiwa23 September 2021 12:09
Viral, Video Perkelahian Dua Remaja Perempuan Diduga Terjadi di Bantaeng
Video itu berdurasi 1 menit 32 detik dan memperlihatkan seorang remaja perempuan memakai kerudung hitam dikeroyok dua remaja perempuan lainnya. Dia di...
Bersama Melawan Covid-1923 September 2021 11:41
Makassar Kini Zona Kuning Penyebaran Covid-19
Setelah sebelumnya msuk zona merah Covid-19, kini Kota Makassar berada dalam lingkaran zona kuning penyebaran virus Covid-19. Hal ini melalui perjalan...
News22 September 2021 21:15
HUT Lantas Ke-66, Bupati Pinrang Resmikan Kampung Tertib Lalu Lintas
PINRANG – Buoati Pinrang Irwan Hamid meresmikan Kampung Aluupang Desa Padakkkalawa Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang sebagai Kampung Tertib L...