MAKASSAR – Nasib malang menimpa Nur Halimah (20), mahasiswa Fakultas Sosiologi Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM). Warga asal Jalan Manuruki Malino itu ditemukan tewas bersimbah darah di kamar madi lantai dua Ruka Ratu Londry Jalan Emmi saelan III No 2 Kecamatan Rappocini, Rabu (9/10/2013) petang.
Baca Juga :
- Pelaku Pembunuhan Warga Toraja di Subang Diamankan, Anggota Komisi III DPR RI Frederik Kalalembang Apresiasi Gerak Cepat Polisi
- Cekcok Uang Miras Ballo Berujung Maut, Pria di Makassar Tewas Dianiaya Teman Sendiri
- Keluarga Korban Apresiasi Kepedulian Frederik Kalalembang, Harap Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Hengky Rumba
Informasi yang dihimpun, korban yang bekerja di londry tersebut ditemukan dengan enam tusukan benda tajam. Saat ditemukan jenazah dalam kondisi mengenaskan dengan darah berceceran di lantai.
Awalnya, pemilik ruko Mansur, (53) yang beralamat di Jalan Landak Baru Bonto Langkasa no. 9 datang ke temat londry miliknya. Mansur kebetulan singgah untuk mengecek usaha Loundrinya.
Namun ia melihat ruko dalam keadaan kosong. Tak lama Mansur mencari korban ke lantai dua dan mendapati Nur Halimah berlumuran darah dalam kondisi telanjang. Di samping korban terdapt sebilah pisau dan diduga korban diperkosa selanjutnya dibunuh oleh pelaku.
“Saya langsung melapor ke Polsek Rappocini,” ujar Mansur.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan otopsi. Kasus ini masih ditangani aparat Polsek Rappocini. (er-uki)



Komentar