Logo Lintasterkini

Mahasiswa Gowa Siap Turun Jalan Suarakan Aksi Bela Rakyat 121

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Rabu, 11 Januari 2017 12:23

Ilustrasi. Massa mahasiswa turun ke jalanan.
Ilustrasi. Massa mahasiswa turun ke jalanan.

GOWA – Menjelang aksi bela rakyat dengan turun ke jalan-jalan membentuk parlemen jalanan, sejumlah mahasiswa menyatakan sikap tegas akan turut serta menyuarakan keresahan rakyat. Aksi bela rakyat ini diserukan Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Indonesia, Bagus Tito Wibisono.

Sejumlah organisasi mahasiswa di Gowa yang berencana ikut turun jalanan menyuarakan aksi bela rakyat 121 seperti Organisasi Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Himpunan Mahasiswa dan Pelajar (Hipma) Gowa.

Menurut Korlap IMM, Muhammad Gani saat dihubungi wartawan lintasterkini.com, Rabu, (11/1/2017) massa mahasiswa akan ikut turun ke jalan-jalan, sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim yang ada saat ini. Pasalnya, naiknya tarif listrik, surat-surat kendaraan dan isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah sangat menyengsarakan rakyat.

“Kami tentu akan turun ke jalanan menentang setiap kebijakan yang tidak memihak pada rakyat kecil,” tegas Muhammad Gani.

Nada-nada perlawanan pun disuarakan oleh beberapa pengurus organisasi mahasiswa di daerah ini. Senada dengan Muhammad Gani, Ketua Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Gowa, Wamil Nur dan juga Ketua Hipma Gowa, Nurdin Beta menegaskan hal yang sama, akan turun ke jalan menggelar aksi bela rakyat.

“Kita akan ikut aksi, tapi tetap akan berkoordinasi juga dengan anggota lainnya,” janji Nurdin Beta, Ketua Hipma Gowa.

Sementara Kabag Ops Polres Gowa Kompol Muari yang dikonfirmasi terkait rencana aksi bela rakyat 121 mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan berkaitan rencana aksi tersebut.

“Belum ada laporan masuk ini akan adanya aksi di Gowa,” ujarnya.

[NEXT]

Koordinator Pusat BEM se-Indonesia Serukan Aksi Bela Rakyat 121

Rakyat dibuat gelisah dengan berbagai kebijakan Pemerintah yang akhir-akhir ini dinilai tidak bijak, akhirnya dirasakan oleh kalangan mahasiswa. Keresahan Mahasiswa sebagai palang pintu terbukanya Reformasi saat kejatuhan kekuasaan Presiden Soeharto kembali memuncak, melihat kondisi hasil reformasi yang dianggap justru semakin parah di era Presiden Joko Widodo.

Keresahan ditunjukkan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nasional Jakarta yang juga selaku Koordinator Pusat BEM Se luruh Indonesia, Bagus Tito Wibisono. Seruan aksi dengan nama Reformasi jilid II ini bertebaran di seluruh sosial media.

Seruan Ketua BEM UNJ ini ditujukan kepada BEM seluruh Indonesia, agar dapat turun ke jalan-jalan membentuk parlemen jalanan, Sabtu, (21/1/2017) mendatang. Pada sebagian seruannya, ia menegaskan, jika hari ini pemerintah sewenang-wenang dalam menetapkan kebijakan, serta saling lempar-melempar tanggungjawab, maka hanya ada satu kata, lawan!

“Rezim kali ini seakan main-main, memerintah negara yang kualitasnya bukan main, sehingga harga diri bangsa serta kesejahteraan rakyat jauh dari kata bahagia. Maka, saya menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia, turunlah ke jalan! Ramaikan jalanan dan buatlah parlemen jalanan!” seru Bagus tito Wibisono.

[NEXT]

Berikut isi seruan aksi 121 kepada seluruh BEM di Indonesia :

Seruan Aksi 121 BEM Seluruh Indonesia

Hidup mahasiswa!

Hidup rakyat Indonesia!

Jika hari ini pemerintah sewenang-wenang dalam menetapkan kebijakan, serta saling lempar-melempar tanggung jawab, maka hanya ada satu kata, LAWAN!

Harga-harga naik di awal tahun 2017, menunjukan prospek dan kualitas kerja pemerintah yang nyata. NYATA MEMERAS RAKYATNYA!

Rezim kali ini seakan main-main, memerintah negara yang kualitasnya bukan main, sehingga harga diri bangsa serta kesejahteraan rakyat jauh dari kata bahagia.

Maka, saya menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia, turunlah ke jalan!

Ramaikan jalanan dan buatlah parlemen jalanan!

Jika hari ini parlemen sesungguhnya lemah dalam memanggul amanah.

Turunlah ke jalan!

Ramaikan jalanan dan tetaplah menjadi singa di jalanan.

Aumkan keresahan rakyat atas kegagalan pemerintahan mengelola negara!

Maka tetapkanlah!

12 Januari 2017, sebagai aksi serentak mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia!

Maka tetapkanlah!

Aksi 121 adalah aksi bela rakyat!

Maka tetapkanlah!

Jika pemerintah masih bercanda mengelola negara, maka REFORMASI JILID 2 harus menggelora!

Bergeraklah!

Turunlah ke jalan!

Jika penjajahan masih ada, bahkan dari saudara sendiri, maka semboyan kita tetap, MERDEKA ATAU MATI!

“Karena memimpin tidak sebercanda itu.”

Hidup mahasiswa!

Hidup rakyat Indonesia!

Ttd

Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia

Ketua BEM UNJ

Bagus Tito Wibisono. (Sumber : eramuslim.com)

 Komentar

 Terbaru

News30 September 2022 15:09
Serangan Hoaks Makin Masif, AMSI Gelar Training Prebunking di Manado
MANADO – Serangan hoaks selalu masih setiap menjelang Pemilihan Umum, khusus Pemilihan Presiden atau Pilpres. Mengantisipasi serangan Hoaks yan...
Kuliner30 September 2022 13:22
Kuliner Baru di Makassar, Warung Ayam Krispy Lemmak
MAKASSAR – Banyak cara untuk menikmati suasana hati dengan senang, salah satunya, bisa mencoba kuliner baru. Kuliner ini biasa di temui, namun m...
News30 September 2022 09:36
Inovasi Terbaru, Program Menu Hemat On The Go Meals GoFood
MAKASSAR – Layanan pesan-antar makanan online terkemuka di Asia Tenggara GoFood kembali menghadirkan inovasi terbaru bagi pelanggan melalui prog...
News30 September 2022 08:58
Pemilik Travel yang Fotonya Dipasang di Billboard Lapor Polisi
MAKASSAR – Pemasangan baliho dengan foto pemilik travel atau perusahaan penyelenggara perjalanan tur yang dicari konsumen di Makassar berbuntut ...