Logo Lintasterkini

Sadis, Dua Pemuda Di Makassar Diserang 13 Orang OTK, Kena Panah Di Mata

Maulana Karim
Maulana Karim

Senin, 11 Januari 2021 21:24

Salah satu remaja yang jadi korban pembusuran yakni, Asrul saat menjalani perawatan dirumah sakit.
Salah satu remaja yang jadi korban pembusuran yakni, Asrul saat menjalani perawatan dirumah sakit.

MAKASSAR – Sungguh malang nasib kedua remaja ini, Asrul (17) dan Aden (18) keduanya harus menjadi korban pembusuran akibat diadang 13 orang yang bertopeng (OTK) di BTN Pepabri, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sabtu (9/1/2021) malam menjelang dini hari.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lintasterkini.com kejadian ini berawal saat AS dan seorang rekannya yang bernama Rega, hendak membeli rokok di sekitar lokasi kejadian.

Namun, tiba-tiba sekitar 13 orang yang berjalan kaki mengadangnya. Mereka mengenakan penutup wajah, di Kelurahan Bakung, Kecamatan Bringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dengan seketika para pelaku pun mengayungkan busurnya dan menyerang dengan Asrul yang saat itu bersama dengan Rega menggunakan anak panah busur.

Akibatnya, Asrul harus mengalami luka di bagian mata usai dipanah oleh OTK tersebut. parahnya korban terkena anak panah busur di bagian mata hingga bola matanya pecah.

Mendegar rekannya Asrul terkena anak panah busur, Rega pun berteriak, teman-temannya pun datang termasuk AD. Dia dan temannya langsung melakukan penyerangan balasan dengan melemparkan batu dan mengejar para pelaku.

Sayangnya, pengejaran Aden harus terhenti lantaran anak panah busur menancap dipaha Aden.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriady Idrus membenarkan adanya insiden itu.

“Kurang lebih 13 orang berjalan kaki menggunakan penutup wajah dan penutup kepala dengan membawa busur dan tameng pelindung langsung melepaskan anak busur ke arah saksi dan korban,” ujar Supriady, Senin (11/01/2021).

Selain itu, saat ini kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, polisi mengidentifikasi bahwa terduga pelaku berasal dari wilayah yang ada di sekitar lokasi.

Kendati demikian dia menyebut bahwa hingga saat ini petugas melakukan penyelidikan.

“AD bersama teman-temannya mengejar pelaku sampai di perbatasan perumahan BTB Pepabri, tetapi AD berhenti melakukan pengejaran karena terkena busur di bagian pahanya,” kata Supriady.

Sesuai hasil pemeriksaan polisi terhadap kedua korban pembusuran tersebut dengan rekan-rekanya mengaku tidak mengenali para pelaku tersebut.

 

 Komentar

 Terbaru

News30 Juli 2021 22:12
Mobil Kemensos RI Tabrak Pesepeda di Makassar, Bupati Takalar yang Minta Maaf
MAKASSAR– Insiden tabrak lari yang dilakukan pengendara mobil Rescue Kemensos RI terhadap pesepeda di Jalan Nusantara Kota Makassar membuat Bupa...
News30 Juli 2021 21:55
Pengabdian 30 Tahun, Irjen Pol Merdisyam Berbagi 1000 Paket Bansos
MAKASSAR– Genap sudah 30 Tahun mengabdi, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam merayakan dengan menyerahkan bantuan s...
News30 Juli 2021 21:51
Tanggapi Kehadiran Kedai Studio Teh, Danny: Sangat Bagus, Lanjutkan!
MAKASSAR — Kehadiran Kedai Studio Teh mendapat dukungan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Diharapkan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di t...
News30 Juli 2021 21:23
Polisi Kejar Pengemudi Randis yang Tabrak Pesepeda di Jalan Nusantara
AKBP Muhammad Kadarislam Kasim juga menjelaskan, hingga saat ini pelaku belum melaporkan diri sejak terjadinya insiden kecelakaan tersebut. "Sampai sa...