Logo Lintasterkini

Sempat Video Call dengan Keluarga Sebelum Naik Pesawat SJ 182

Maulana Karim
Maulana Karim

Senin, 11 Januari 2021 17:45

Sustriani saudara Rusni yang menjadi korban tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
Sustriani saudara Rusni yang menjadi korban tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

PINRANG – Duka mendalam yang menyelimuti keluarga ketiga korban warga asal Kabupaten Pinrang yang dikabarkan menjadi korban dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Salah satunya adalah keluarga Rusni, warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dia bersama suaminya dan anak bungsunya menjadi korban pesawat SJ 182.

Menurut pengakuan adik Rusni, Sustriani, sebelum berangkat ke Pontianak, Rusni sempat video call dengan keluarganya yang ada di Kabupaten Pinrang.

Sejumlah sanak keluarga dan juga tetangga terus berdatangan di kediaman Rusni di Dusun Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

“Iya sempat VC dengan keluarga sebelum naik pesawat, tapi saya masih tidur jadi tidak sempat” kata Sustriani, Senin (11/01/2021).

Sustriani saudara Rusni mengatakan, kakak iparnya (Supianto) merupakan pengusaha kayu yang tinggal di Pontianak datang menjemput istrinya (Rusni) di Dusun Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Sustriani juga tidak menyangka nasib saudaranya seperti ini, padahal menurut dia, Rusni ini orangnya baik.
“Suami kakak saya datang silaturahmi sekaligus jemput kakak saya untuk berangkat ke Pontianak,” kata Sustriani

Sustriani menyebut, Rusni berangkat dengan suaminya bertolak ke Pontianak dengan membawa satu anaknya yang bungsu.

“Kakak saya punya tiga orang anak, Asriandi, Sriwahyuni dan yang bungsu Abida Dania, hanya satu anaknya yang ikut, cuman Abida dia anak bungsu, sementara yang dua tinggal di kampung,” ujar Sustriani.

Lebih lanjut, Sustriani mengatakan, dirinya tidak memiliki firasat bagaimana tentang Rusni sebelum kejadian. Ia hanya

“Tidak sempat ketemu sebelum berangkat, karena saya kerja dan shift malam, kakak saya berangkat sebelum jam 6 pagi” ucap Sustriani.

Rusni merupakan warga Dusun Mattagie, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, ia ke Pontianak mengikuti suaminya yang kerja disana.

Diberikan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak, hilang kontak pada Sabtu (9/1/2020). Beberapa jam setelah kejadian, pesawat itu dipastikan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.(*)

 Komentar

 Terbaru

News30 Juli 2021 22:12
Mobil Kemensos RI Tabrak Pesepeda di Makassar, Bupati Takalar yang Minta Maaf
MAKASSAR– Insiden tabrak lari yang dilakukan pengendara mobil Rescue Kemensos RI terhadap pesepeda di Jalan Nusantara Kota Makassar membuat Bupa...
News30 Juli 2021 21:55
Pengabdian 30 Tahun, Irjen Pol Merdisyam Berbagi 1000 Paket Bansos
MAKASSAR– Genap sudah 30 Tahun mengabdi, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam merayakan dengan menyerahkan bantuan s...
News30 Juli 2021 21:51
Tanggapi Kehadiran Kedai Studio Teh, Danny: Sangat Bagus, Lanjutkan!
MAKASSAR — Kehadiran Kedai Studio Teh mendapat dukungan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Diharapkan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di t...
News30 Juli 2021 21:23
Polisi Kejar Pengemudi Randis yang Tabrak Pesepeda di Jalan Nusantara
AKBP Muhammad Kadarislam Kasim juga menjelaskan, hingga saat ini pelaku belum melaporkan diri sejak terjadinya insiden kecelakaan tersebut. "Sampai sa...