Logo Lintasterkini

Walikota Makassar : Biarkan Polisi Melakukan Penyelidikan

Muh Syukri
Muh Syukri

Minggu, 11 September 2016 23:54

Kondisi lokasi ledakan
Kondisi lokasi ledakan

MAKASSAR – Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta masyarakat dan tidak mudah terpancing isu yang tidal benar terkait ledaka di belakang Pasar Maricaya, Jalan Harimau Makassar, Minggu (11/9/2016) malam. Ia meminta masyarakat mempercayakan pengusutan ledakan itu ke pihak kepolisian.

Hal itu disampaikan walikota saat melihat kondisi ledakan. Ia mengaku sangat prihatin dengan peristiwa itu apalagi menyebabkan sejumlah orang terluka.

” Untuk saat biarkanlah pihak kepolisian menyelidiki akibat kejadian pastinya ledakan tersebut,” tandasnya kepada Lintasterkini.com.

Ledakan sendiri terjadi sekira pukul 21.15 Wita. Kuat dugaan ledakan bersumber dari rumah salah seorang agen elpiji bernama Nelly.

Tiga pria yang merupakan karyawannya terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara lantaran mengalami luka bakar. Sementara itu puluhan rumah mengalami rusak akibat ledakan tersebut. (*)

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 17:09
Kadiv Humas Polri Perkuat Sinergi Pers dalam Retret Kebangsaan PWI Bersama Kemhan RI Nasional Bogor
JAKARTA — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pimpinan media massa dalam kegiatan Retret Or...
News03 Februari 2026 14:35
Kebakaran Kapal Saat Bongkar Ikan di Paotere Makassar, Sembilan Nelayan Alami Luka
MAKASSAR – Insiden kebakaran kapal nelayan terjadi di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Selasa (3/2/2026...
News03 Februari 2026 13:58
Perkuat Kajian Akademik, Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana UKI Paulus
MAKASSAR -, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas jejaring pengawasan p...
Hukum & Kriminal03 Februari 2026 10:41
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG Di Pinrang
PINRANG — Kasus dugaan keracunan makanan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa delapan pelajar Pondok Pesantren (Ponpes);Al-Mustafa Kan...