Logo Lintasterkini

Pria di Palopo Diparangi Hanya Gegara Microfon

Maulana Karim
Maulana Karim

Jumat, 12 Februari 2021 14:37

Anggota Resmob Polres Palopo saat berhasil meringkus terduga pelaku penganiyaan yang mengunakan parang.
Anggota Resmob Polres Palopo saat berhasil meringkus terduga pelaku penganiyaan yang mengunakan parang.

PALOPO – Sungguh malang nasib JN yang dianiaya tiga pria dengan parang. Ironisnya, penyebab pemarangan tersebut cukup sepele yakni, microfon, di Jalan Benteng Raya Lorong 3, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto mengatakan, peristiwanya 17 Januari 2021 lalu. sesuai dengan respon cepat anggota Resmob Polres Palopo ketiga pelaku berhasil dibekuk.

“Pelaku terakhir, Panggan (23), dibekuk tadi malam, Kamis, 11 Februari 2021. Sebelumnya, Yoga dan Aras sudah diamankan,” ungkapnya.

Menurut Suprianto, saat itu, korban sedang tidur di indekosnya di Jalan Benteng Raya Lr. 3 Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Diketahui pelaku Panggan, berboncengan sepeda motor dengan Aras dan Yoga. seorang yang berfrofesi Sopir itu lalu mengetuk pintu kamar indekos korban. Lalu, korban pun membuka pintu.”Apa ko carikan ka?” tanya Panggan begitu korban membuka pintu indekosnya.

“Microfonnya orang,” jawab korban.

Kemudian pelaku mengatakan, “Bukan itu yang ko carikan ka.” Tiba-tiba teman pelaku, Yoga, langsung menebas bahu kiri korban, juga pipi kiri korban sampai ke belakang bahu. Mendapat serangan senjata tajam, korban langsung melarikan diri.

Kompol Suprianto menambahkan, setelah menerima laporan korban soal penganiayaan itu, Tim Resmob Satreksrim Polres Palopo langsung melakukan serangkaian penyelidikan.

Mereka lalu memperoleh informasi, bahwa pelaku Panggan sedang berada di Jalan Andi Pangeran Ex. Jalan. Rusa Kelurahan Luminda, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Menurut Kompol Supri, pelaku saat diringkus pelaku sedang nongkrong bersama teman-temannya.

Selanjutnya, petugas menuju ke tempat yang dimaksud dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Setibanya, di Posko Resmob Polres Palopo pelaku mengakui perbuatannya, mengantar pelaku Yoga dan Aras, menggunakan sepeda motor ke kos korban.

“Yoga terlebih dahulu diamankan dengan kasus yang berbeda, yaitu bom molotof,” ungkap Kompol Suprianto. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal20 Januari 2022 14:54
Polisi Tangkap Penyebar Video Mesum Pelajar di Tana Toraja
TORAJA – Aparat Reskrim Polres Tana Toraja melakukan penangkapan terhadap YP (22) karena diduga merekam dan menyebarkan video mesum. YP (22), ad...
News20 Januari 2022 13:30
Sampah di Jalan Deppasawi Dalam Dibersihkan, Warga Apresiasi Camat Tamalate
"Hampir setiap hari warga membuang sampah di lokasi tersebut karena melihat ada penumpukan sampah. Jadi warga mengira kalau tempat itu jadi tempat sam...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 10:08
Sempat Ditahan di Polres Palopo, Warga Palopo ini Minta Keadilan ke Presiden Jokowi
"Selama 56 hari dari sejak tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan tanggal 28 Februari 2021 saya ditersangkan membuat dan memalsukan surat kematian ole...
Hukum & Kriminal20 Januari 2022 01:35
Klinik Kecantikan di Makassar Ini Sudah Palsukan 100 Lembar Hasil PCR
Ia ditahan setelah disangkakan dugaan pemalsuan hasil tes PCR COVID-19. Pelaku diamankan Polrestabes Makassar di klinik miliknya pada Jumat (14/1/2022...