Logo Lintasterkini

Video Viral Diduga Penistaan Agama, Polres Pelabuhan Makassar Amankan Pelaku

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Minggu, 12 Juli 2020 13:35

Polres Pelabuhan Makassar amankan pelaku penistaan agama.
Polres Pelabuhan Makassar amankan pelaku penistaan agama.

MAKASSAR — Satuan Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Polres Pelabuhan Makassar mengamankan seorang perempuan berinisial IN (40). Perempuan ini diduga menjadi pelaku penistaan agama, setelah videonya viral di media sosial (medsos).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang mengetahui informasi viral melalui media sosial itu di Makassar, langsung memerintahkan personel kepolisian setempat untuk secepatnya mengamankan perempuan yang ada dalam video tersebut. Ia menjelaskan dugaan kasus penistaan agama ini berawal dari seorang wanita yang membuang, melempar dan hendak merobek kitab suci Alquran tersebut.

“Saat saya mengetahui ada kejadian seperti itu, saya telusuri di mana lokasinya dan begitu saya tahu langsung perintahkan Kapolres untuk amankan orang yang ada dalam video viral itu,” ujarnya.

Video yang berdurasi 1 menit 18 detik, sebagaimana dirilis antaranews.com, telah membuat geger sejumlah warga dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Makassar, tetapi polisi bertindak cepat dengan langsung mengamankan perempuan dalam video itu.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam yang mendampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menyatakan, kasus yang ditangani anggotanya itu sudah masuk dalam tahap penyidikan.

“Terduga pelaku saat ini sementara kami periksa dan kasusnya sementara dalam tahap penyidikan,” katanya lagi.

Ia juga meminta kepada masyarakat khususnya umat Muslim agar tidak tersulut dengan video tersebut. Menurut penjelasannya, berdasarkan pengakuan tersangka aksi yang dilakukannya itu karena kekesalannya terhadap sejumlah warga yang menuduhnya sebagai tukang lapor polisi.

Tersangka IN (40) yang dihadirkan dalam jumpa wartawan itu, mengaku kesal terhadap sejumlah warga di sekitaran tempat tinggalnya karena sering dituding sebagai pelapor aktivitas perjudian.

“Saya emosi, saya lepas kontrol. Saya siap pertanggungjawabkan perbuatanku secara pribadi. Saya kesal dituduh tukang lapor orang main judi di sekitar rumahku,” ujarnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
Peristiwa01 Maret 2021 17:26
Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
PINRANG — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati (AMP) Pinrang menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) ke Kantor Kejaksaa...
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pemerintahan01 Maret 2021 15:28
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pergantian itu dilakukan karena sudah pada waktunya. Masa jabatan pelaksana tugas yang sebelumnya menjabat sudah berakhir....
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
News01 Maret 2021 13:51
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
Peringatan HUT Damkar kali ini, digelar virtual secara nasional. Dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian....
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Hukum & Kriminal01 Maret 2021 12:47
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Kasus Profesor Andalan ini adalah kali pertama terjadi di sepanjang sejarah di Sulsel....