Logo Lintasterkini

JK : Peran TNI dan POLRI sangat Dibutuhkan Untuk Atasi Krisis Stok Darah

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 12 Agustus 2021 19:15

JK menghadiri TNI AL Peduli Serbuan Donor Plasma Konvalesen dan Donor Darah Masyarakat Maritim dalam rangka HUT ke 76 Kemerdekaan RI di Mako Kolinlamil TNI AL, Jakarta Utara
JK menghadiri TNI AL Peduli Serbuan Donor Plasma Konvalesen dan Donor Darah Masyarakat Maritim dalam rangka HUT ke 76 Kemerdekaan RI di Mako Kolinlamil TNI AL, Jakarta Utara

JAKARTA – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan peran aparat TNI dan Polri sangat dibutuhkan untuk mengatasi stok darah di PMI. Menurut JK kurangnya stok darah di PMI diakibatkan permintaan yang tinggi namun pendonor sedikit akibat pandemi yang tidak memungkinkan melakukan pengumpulan massa secara sembarangan.

Untuk itu peran dari aparat TNI dan Polri sangat dibutuhkan dalam kasus ini karena mereka dapat melakukan pengumpulan massa secara lebih aman karena berasal dari satu kelompok internal sehingga lebih mudah untuk dikontrol. Hal itu disampaikan JK saat menghadiri acara TNI AL Peduli Serbuan Donor Plasma Konvalesen dan Donor Darah Masyarakat Maritim dalam rangka HUT ke 76 Kemerdekaan RI di Mako Kolinlamil TNI AL, Jakarta Utara, Kamis (12/8/2021).

“Kita sangat berterima kasih tentu dengan inisiatif dari pihak TNI AL, ini merupakan waktu yang sangat tepat karena saat ini permintaan darah masih relatif tinggi tapi sulit kita mendapatkan pendonor karena kita tidak bisa mengumpulkan orang. Untuk itu bantuan TNI dan Polri dibutuhkan di sini karena mereka berasal dari satu kelompok internal sehingga lebih mudah dilakukan kontrol,” ungkap JK.

Lebih lanjut JK mengungkapkan terkait stok plasma konvalesen masih sangat kurang dibandingkan dengan kebutuhan. Hingga hari ini PMI baru mampu memenuhi total permintaan plasma konvalesen sebanyak 86 ribu pasien.

Adapun untuk stok harian hanya berkisar 600 plasma konvalesen sementara permintaan mencapai 3000 permintaan per hari. Untuk itu JK sangat bersyukur dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh TNI AL tersebut di mana 1500 prajurit terlibat untuk melakukan donor plasma sehingga dapat memenuhi lebih dari separuh permintaan.

“untuk batas kebutuhan plasma konvalesen tidak ada batasan karena permintaan selalu tinggi, hingga hari ini PMI baru bisa memenuhi total 86 ribu permintaan, sementara yang terinfeksi Covid ada sekitar 3 juta orang mungkin 10 persennya itu butuh donor plasma. Untuk hari ini saja stok yang ada di PMI sebanyak 600 plasma dan waiting list sekitar 3000. Untuk itu kita bersyukur karena ada 1500 prajurit yang donor plasma hari ini sehingga kita dapat langsung memenuhi setengah dari permintaan” ujar JK. (*)

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2021 17:57
Razia Kos-kosan, Polisi Temukan Pasangan Penyuka Jenis dan Kondom Bekas Pakai
Razia kos-kosan kembali dilancarkan aparat kepolisian. Kali ini, sepasang pria diduga penyuka sesama jenis dan tiga pasangan muda-mudi terjaring razia...
News18 September 2021 17:02
Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Tamalate Suskes Gelar Vaksinasi Presisi Pelajar di SMAN 20 Makassar
MAKASSAR– Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, terus digencarkan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Bahkan, pemerintah pusat sudah mener...
Hukum & Kriminal18 September 2021 09:22
Tiga Tersangka Arisan Online, Korbannya 300 Orang
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan, ketiganya sudah diamankan dan ditahan di Mapolrestabes Makassar untuk pem...
Peristiwa18 September 2021 08:57
Rumah Sekaligus Bengkel Terbakar di Paccerakkang, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Satu unit rumah yang juga merupakan bengkel hangus terbakar di BTN Mangga Tiga, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (17/9/...