Logo Lintasterkini

Rakornas Bersama Menteri LHK, Saharuddin Ridwan Paparkan Peran Pemberdayaan Bank Sampah di Indonesia

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Kamis, 12 Agustus 2021 11:44

Direktur YPN, Saharuddin Ridwan
Direktur YPN, Saharuddin Ridwan

MAKASSAR — Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bank Sampah ke-6, Kamis (12/8/2021) hari ini.

Rakornas ini mengusung tema “Pemberdayaan Bank Sampah Melalui Peraturan Menteri LHK Nonor 14 Tahun 2021 untuk Meningkatkan Peran Bank Sampah dalam Sirkular Ekonomi”.

Rakornas tersebut diselenggarakan dalam rangka memikirkan permasalahan tentang sampah yang merupakan bagian dari dinamika kehidupan manusia. Sebab, dalam setiap aktivitas manusia menghasilkan sampah.

Sehingga, tidak dapat dipungkiri bahwa sampah tidak akan pernah terlepas dari sisi polutif yang hingga saat ini terus mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah menggelar diskusi dengan harapan ada solusi akan fenomena tentang sampah di tanah air.

Selain mendengarkan sosialisasi Permen LHK No 14 tentang Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah yang nantinya akan dibawakan oleh Direktur Pengelolaan Sampah, Novrizal Tahar, juga akan hadir sebagai narasumber Saharuddin Ridwan selaku Ketua Asosiasi Bank Sampah Seluruh Indonesia (ASOBSI) yang akan menjelaskan tentang Peran ASOBSI dalam Pendampingan dan Pemberdayaan Bank Sampah.

Akan ada juga cerita sukses dari pengelola Bank Sampah yakni Bank Sampah “Bintang Sejahtera”
dan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.

Namun sebelumnya direncanakan pula hadir Mentri LHK, Siti Nurbaya yang membuka Rakornas tersebut sekaligus memberikan penghargaan terhadap 5 bank sampah terbaik se Indonesia dan juga Penekanan Tombol Peresmian Website
Simba.id.

Saharuddin Ridwan menyampaikan, dalam pemaparannya ia akan membeberkan lima aspek dalam menjadikan bank sampah sebagai program berkelanjutan.

“Yakni regulasi, organisasi, pembiayaan, pemberdayaan, dan teknologi. Kenapa program bank sampah di Makassar tetap berjalan hingga saat ini meski di tengah pandemi karena di pemerintahan pertama Pak Danny selaku Wali Kota sudah menerapkan 5 aspek itu dalam pengelolaan bank sampah,” terangnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2021 17:57
Razia Kos-kosan, Polisi Temukan Pasangan Penyuka Jenis dan Kondom Bekas Pakai
Razia kos-kosan kembali dilancarkan aparat kepolisian. Kali ini, sepasang pria diduga penyuka sesama jenis dan tiga pasangan muda-mudi terjaring razia...
News18 September 2021 17:02
Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Tamalate Suskes Gelar Vaksinasi Presisi Pelajar di SMAN 20 Makassar
MAKASSAR– Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, terus digencarkan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Bahkan, pemerintah pusat sudah mener...
Hukum & Kriminal18 September 2021 09:22
Tiga Tersangka Arisan Online, Korbannya 300 Orang
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan, ketiganya sudah diamankan dan ditahan di Mapolrestabes Makassar untuk pem...
Peristiwa18 September 2021 08:57
Rumah Sekaligus Bengkel Terbakar di Paccerakkang, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Satu unit rumah yang juga merupakan bengkel hangus terbakar di BTN Mangga Tiga, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (17/9/...