Lintas Terkini

Telin Bangun Mega Proyek Jaringan Kabel Laut

CEO Telin, Syarif Syarial Achmad (kanan) saat menghadiri penandatanganan kerja sama konsorsium SEA ME WE 5 Cable System yang menghubungkan Asia Tenggara dan Eropa.

JAKARTA – Selaku anak usaha Telkom, PT Telekomunikasi Indonesia International atau lebih dikenal sebagai Telin semakin mantap dalam menjalankan amanat mengembangkan bisnis internasional Telkom Group. Telin bersama dengan 12 perusahaan telekomunikasi di Asia dan dua perusahaan Eropa yang tergabung dalam konsorsium South East Asia – Middle East -Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5), pekan lalu melakukan penandatanganan kontrak kerja bersama pembangunan Sistem Kabel Laut International yang menghubungkan Asia Tenggara dan Eropa (7/3/2014).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur Telin, Syarif Syarial Ahmad bersama perwakilan konsorsium lainnya di Kuala Lumpur, Malaysia. Setelah lebih dari 10 tahun sejak tahun 2000 Indonesia terlibat dalam pembangunan Sistem Kabel Laut International yang menghubungkan Asia Tenggara dan Eropa, kini melalui mega proyek South East Asia – Middle East -Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5) Submarine Cable System, Indonesia patut berbangga karena telah menjadi salah satu negara yang turut serta dalam menandatangani kontrak kerja pembangunan SEA-ME-WE 5.

Submarine Cable System SEA-ME-WE 5 merupakan sistem kabel bawah laut yang mempunyai panjang sekitar 20.000 KM yang membentang dari Asia Tenggara ke Eropa, Perancis dan Italia. Mega proyek ini juga nantinya akan menghubungkan 17 negara yang dilaluinya.

Kabel Laut SEA-ME-WE 5 akan memiliki percabangan ke Indonesia dengan titik pendaratan (landing station) di Dumai dan Medan. Dengan terhubungnya Indonesia langsung dengan SEA-ME-WE 5 Submarine Cable System, kualitas kecepatan layanan data dan internet dari Indonesia ke Eropa akan makin meningkat dan menjadi yang terbaik dari yang pernah ada.

Kabel Laut SEA-ME-WE 5 akan terintegrasi dengan system kabel laut yang telah dimiliki Telin sebelumnya yaitu Asia America Gateway (AAG), South East Asia Japan Cable System (SJC), Batam Singapore Cable System (BSCS), Dumai Malaka Cable System (DMSC) dan sistem kabel domestik lainnya sehingga akan menciptakan konfigurasi network yang komprehensif yang menghubungkan Asia, Eropa, USA dan Indonesia dengan kualitas yang tak tertandingi.

“SEA-ME-WE 5 dibangun menggunakan 3 pairs kabel optik dengan kapasitas desain sebesar 24 Terrabit persecon, artinya dengan kapasitas sebesar itu mampu mengantarkan transmisi sebesar 30 juta HD video perdetiknya”, ujar Syarif.

Pembangungan sistem kabel bawah laut ini merupakan bagian dari kontribusi Telin dalam mendukung suksesnya Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MPE3I) serta keseriusan Telin dalam menguatkan visi Telin untuk menjadi “The World’s Hub for Telecommunication, Information, Media, Edutainment and Services (TIMES)” dan merupakan bagian dari rencana Telin dalam ekspansi dalam bidang network yang tertuang dalam salah satu masterpiece Telin yaitu Indonesia Global Network (IGlow).

Sebagai bagian dari Telkom Group, Telin siap memperkuat positioning Telkom dalam bisnis internasional.(rls)

Exit mobile version