Logo Lintasterkini

Gawat! Sudah 3 Lahan Sekolah di Makassar Diserobot Mafia Tanah

Maulana Karim
Maulana Karim

Sabtu, 13 November 2021 22:17

Salah satu sekolah di Makassar yang diduga telah Diserobot lahannya oleh Mafia Tanah. (Istimewa).
Salah satu sekolah di Makassar yang diduga telah Diserobot lahannya oleh Mafia Tanah. (Istimewa).

MAKASSAR– Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik membeberkan bahwa mafia tanah belum lama ini telah menyerobot 3 aset lahan sekolah di Kota Makassar.

Salah satu sekolah yang sudah di serobot yakni SD Mallengkeri 1 dan 2. Disana, kata Amalia, perpustakaan dan 2 ruang kelas telah ditutup langsung oleh mafia tanah.

“Sudah ada 3 sekolah diserobot inkrah salah satunya itu di SD Mallengkeri sementara ini kita lagi peninjauan kembali,” ujar Amalia Malik, kepada awak media, Sabtu (13/11/21).

Dia menyebut, laporan penyerobotan lahan sekolah sudah lama diketahui Disdik. Kendati begitu, pihaknya sudah mengajukan laporan ke Dinas Pertanahan untuk dibuatkan sertifikasi hak alas lahan untuk sekolah yang belum jelas hak tanahnya.

“Ini sudah lama laporannya. Kita sudah lama ajukan beberapa sekolah yang alas, haknya belum jelas. Sisa diproses kalau tidak akan jadi masalah,” katanya.

“Penganggaran bukan di kita itu di pertanahan dan bagian hukum kita cuma terima sertifikat penggunaannya,”
ujar Amalia menambahkan.

Seperti diketahui, terdapat 120 lebih aset sekolah milik Pemkot Makassar yang belum dikantongi sertifikatnya.

Namun, sebagian besar dari 120-an aset tersebut tengah berproses untuk penyerahannya ke Pemkot Makassar. Baik lewat sertifikasi maupun lewat jalur hibah.

“Macam-macam, ada yang masih berproses, ada ya sementara pengurusan. Memang. Ada juga yang proses hibahnya. seperti ada beberapa sekolah itu milik Kodam, jadi itu sementara kita proses untuk hibahnya. Seperti di SMP samping Cokroaminoto. Itukan hibah dari kementerian keuangan,” paparnya.

“Targetnya semua bisa selesai tahun 2022 supaya jelas alas haknya,” tambah Amalia.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar Rachmat Azis mengatakan, hingga saat ini pemerintah Kota baru berhasil mensertifikasi dokumen asetnya sebanyak 400 lebih aset dari total 4.395.

“(Dari 400 yang tersertifikasi) 200-san lebih lahan-lahan khususnya untuk bangunan pemerintahan. Digunakan baik untuk sekolah. Khusus sekolah ada 114-san bidang tanah, kalau sekolahnya kan satu bidang tanah bisa ada 3 sekolah di situ,” terangnya.

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal29 Juni 2022 22:20
Polisi Amankan Selebgram Makassar yang Bikin Konten Pornografi di Atas Motor
Aparat Polsek Panakkukang mengamankan SU alias Alexzahollan (21), seorang selebgram di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia diamankan lantaran mengunggah ko...
News29 Juni 2022 21:24
PIM Sulsel Gelar Walk & Run, Biaya Hanya Rp 150 Ribu
Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sulawesi Selatan menggelar event Walk and Run 5 K, Minggu (26/6/2022). Event Walk and Run tersebut didukung penuh oleh...
News29 Juni 2022 16:45
Mahasiswi UKI Toraja Tewas Terjatuh Dari Lantai 6 Graha Pena
MAKASSAR – Nasib malang menimpa Roslin (21). Mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, tewas setelah diduga terjatuh dari Lantai 6 G...
Hukum & Kriminal29 Juni 2022 15:04
Telan Korban, Kapolres Pinrang Imbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu
PINRANG –Menyikapi adanya salah seorang pedagang yang menjadi korban peredaran Uang Palsu (Upal) di Kabupaten Pinrang, Kapolres Pinrang, AKBP Ro...