Logo Lintasterkini

Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja dan Penjaga Alam

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 14 Januari 2026 15:45

Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja dan Penjaga Alam
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja dan Penjaga Alam

PEKANBARU – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak boleh hanya berorientasi mencari pekerjaan, melainkan harus mampu menciptakan lapangan kerja serta berperan aktif dalam memajukan daerah dan menjaga kelestarian alam.

Hal tersebut disampaikan JK dalam sambutannya pada Wisuda dan Dies Natalis ke-IX Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang digelar di Ballroom Hotel Swiss-Bell, Pekanbaru, Rabu (14/01/2026).

Dalam pidatonya, JK menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke IX Universitas Pahlawan serta kepada para wisudawan dan orang tua yang telah mendukung proses pendidikan hingga ke jenjang sarjana.

“Seorang sarjana bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi harus mampu membuat pekerjaan. Inilah kepahlawanan masa kini,” ujar JK di hadapan civitas akademika dan para wisudawan.

JK menekankan bahwa semangat kepahlawanan saat ini berbeda dengan masa lalu. Jika dahulu pahlawan berjuang melawan penjajahan, maka kepahlawanan masa kini adalah melawan kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, dan keterbelakangan melalui ilmu pengetahuan, teknologi, dan kerja keras.

Ia juga menyoroti kekayaan alam Provinsi Riau yang sangat besar, baik di darat maupun di bawah tanah. Namun, menurutnya, kekayaan tersebut belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat lokal.

“Riau ini daerah yang sangat kaya. Pertanyaannya, berapa banyak yang dikuasai dan dinikmati oleh masyarakat Riau sendiri,Ini tantangan bagi para sarjana,” tegasnya.

Selain persoalan ekonomi, JK mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan hidup,Ia menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra akibat kerusakan alam dan pengelolaan sumber daya yang tidak berkelanjutan.

“Kita harus mengambil manfaat dari alam tanpa merusaknya. Jangan sampai kekayaan dinikmati segelintir orang, sementara masyarakat kecil menanggung dampaknya,” katanya.

Dalam konteks global, JK juga menyinggung situasi dunia yang tengah dilanda konflik dan perang di berbagai kawasan. Ia bersyukur Indonesia tetap dalam kondisi damai dan menekankan pentingnya menjaga persatuan serta stabilitas nasional.

Menutup sambutannya, JK mengajak para wisudawan untuk menjadikan nilai kepahlawanan sebagai jiwa dalam pengabdian kepada bangsa, daerah, dan masyarakat, serta menjaga amanah kepemimpinan agar kekayaan daerah tidak disalahgunakan.

“Jangan sampai negeri kaya, rakyatnya tertinggal, dan pemimpinnya masuk penjara. Generasi muda harus belajar dari masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Prof. Amin Luthfi, jajaran guru besar dan senat universitas, pimpinan daerah, serta para wisudawan dan keluarga.(*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 08:11
Penjualan Unit Toyota Agya, Calya dan Rush Awali Tahun 2026 dengan Tren Positif di Kalla Toyota
MAKASSAR – Kalla Toyota mengawali tahun dengan capaian penjualan yang positif pada Januari 2026, khususnya untuk tiga model andalan: Toyota Agya...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:46
Hotel Santika Makassar Luncurkan Paket Buka Puasa Turkish Escape, Hadirkan Nuansa Ramadan Berbeda di 2026
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H / 2026, Hotel Santika Makassar kembali menghadirkan program tahunan paket buka puasa bersama. Tah...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:36
Selama Ramadan, The Rinra Makassar Siapkan 200 Varian Menu Iftar 
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, The Rinra Makassar kembali menghadirkan program tahunan bertajuk Harmony of Ramadhan dengan men...
News12 Februari 2026 22:07
Camat Bontoala–Perumda Pasar Makassar Perkuat Kolaborasi Penataan Pasar dan Pengelolaan Sampah
MAKASSAR – Upaya menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman terus diperkuat melalui sinergi lintas wilayah. Camat Bontoala, Fataullah, AP., M...