Logo Lintasterkini

Makassar Bakal Punya Pelabuhan Baru, Peruntukan Antarpulau hingga Antarprovinsi

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Senin, 14 Juni 2021 18:54

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XIX Kementerian Perhubungan, Suria Abdi melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dijadikan lahan pelabuhan, Senin (14/6/2021).
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XIX Kementerian Perhubungan, Suria Abdi melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dijadikan lahan pelabuhan, Senin (14/6/2021).

MAKASSAR — Kota Makassar bakal punya pelabuhan penyeberangan yang lebih layak. Bisa diperuntukkan sebagai pelabuhan antarpulau hingga antarprovinsi.

Pelabuhan baru itu rencananya akan dibangun di kawasan perairan Pannyua, Jalan Ujung Pandang, Makassar, oleh Kementerian Perhubungan RI. Pemkot Makassar yang akan menyiapkan lahannya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto telah melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dijadikan lahan pelabuhan tersebut, Senin (14/6/2021). Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XIX Kementerian Perhubungan, Suria Abdi juga turun ke lokasi.

Danny—sapaan Moh Ramdhan Pomanto— menjelaskan, pembangunan pelabuhan penyeberangan ini sebelumnya direncanakan akan dibangun di Dermaga Kayu Bangkoa.

Sayangnya, dermaga tersebut telah tercatat dan disertifikatkan atas nama Pemkot Makassar. Sehingga membutuhkan waktu lebih lama jika harus diserahkan ke pemerintah pusat.

“Kalau ini diserahkan ke pusat tentu memerlukan waktu yang cukup lama sedangkan duitnya sudah siap. Nah kami menawarkan alternatif berikutnya di sini (Pesisir Pannyua),” ujar Danny.

Lahan yang ada di pesisir Pannyua ini diakui Danny lebih luas. Sehingga cukup representatif untuk membangun pelabuhan yang cukup layak di Kota Makassar.

“Dia lebih luas, kemudian tercatat sebagai aset pemkot tapi belum tersertifikat. Jadi bisa langsung kita serahkan sehingga alokasi dananya bisa langsung ditumpahkan ke sini,” jelas Danny.

Sementara, Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah XIX Kementerian Perhubungan, Suria Abdi, membeberkan, ada sejumlah rangkaian proses yang perlu dilakukan sebelum menuju ke pembangunan fisik.

Antara lain, mesti ada feasibility study, Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), dan pengalihan sertifikat ke Kementerian Perhubungan.

“Setelah sertifikat dialihkan ke Kemenhub, baru nanti kami akan usulkan penganggarannya,” beber Suria.

Terkait penganggarannya sendiri, lanjut Suria, dana awalnya sebesar Rp 72 miliar. Namun, jumlah itu bisa saja berubah bergantung Detail Engineering Design (DED) yang dibuat.

“Bisa saja anggarannya lebih besar, bisa lebih kecil. Bergantung nanti DED,” jelasnya.

Konsep pelabuhan penyeberangan ini nantinya akan menyempurnakan dermaga yang sudah ada namun belum memadai. Termasuk dari segi keamanan dan keselamatan.

Pelabuhan penyeberangan ini akan digunakan untuk angkutan umum dari Kota Makassar ke pulau-pulau sekitar, hingga antar provinsi.

“Jadi kalau kita bicara keselamatan dan keamanan berlayar, khususnya pelabuhan penyeberangan, kalau kita melihat, katakanlah, Pelabuhan Kayu Bangkoa, itu kan tidak memadai, secara keselamatan dan keamanan tidak optimal,” ucapnya.

“Tapi kan kebutuhannya oleh rakyat sangat dibutuhkan. Sehingga pemikiran itu lah hadir dari kami di pemerintah pusat untuk pembangunan dermaga ini sehingga bisa memenuhi keselamatan dan keamanan berlayar baik dari segi fasilitas, maupun keselamatan berlayar,” kunci Suria.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal29 Juli 2021 17:33
Diduga Gegara Dendam, Seorang Warga Maroneng Pinrang Tewas Ditebas Parang
PINRANG –La Saleng, warga Desa Marineng Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang tewas mengenaskan setelah ditebas senjata tajam jenis Parang oleh ...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 16:01
Saksi Sebut NA Tak Terlibat di Bantuan Dana CSR Masjid
"Selesai peletakan batu pertama, Saya makan siang bersama. Pak Petrus sampaikan bahwa dia sumbangkan Rp100 juta untuk masjid, Saya spontan bilang saya...
News29 Juli 2021 13:54
Gerakan Peduli PKL, Ditlantas Polda Sulsel Borong Dagangan dengan Harga 10 Kali Lipat
Aksi kepedulian ini di motori Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP M Yusuf Usman setelah mendapat instruksi langsung dari Dirlantas Polda Sul...
News29 Juli 2021 11:28
Mantap! Rahmat Erwin Abdullah Lifter Asal Makassar Ukir Rekor di Olimpiade Tokyo 2020
TOKYO– Lifter Indonesia asal Makassar, Rahmat Erwin Abdullah menorehkan pencapaian yang membanggakan, ia berhasil mengukir rekor di Olimpiade To...