Logo Lintasterkini

Daftar ke KPUD, “Sayang” Dikawal 5 Bupati

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 14 September 2012 08:04

Pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) menggelar orasi politiknya di kantor KPUD Sulsel, Jumat (14/09/2012).
Pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) menggelar orasi politiknya di kantor KPUD Sulsel, Jumat (14/09/2012).

Pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) menggelar orasi politiknya di kantor KPUD Sulsel, Jumat (14/09/2012).

MAKASSAR – Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur petahana, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang, mendaftarkan diri ke KPUD Sulawesi Selatan dengan ditemani petinggi partai pengusung dan sejumlah bupati di Sulsel.

Tampak yang tiba sekitar pukul 11.30 Wita itu antara lain Ketua Harian Partai Golkar HM Roem, Ketua Harian PAN Ashabul Kahfi, Ketua PDK Sulsel Adil Patu, Ketua PDI-P Sulsel Palaguna, Ketua PPP Amir Uskara, Ketua PDS Matius Timang, Ketua PKPI Susanna Kaharuddin, Ketua PKNU Sulsel Muhtar Tahir Sarkawi, anggota DPR Tita Yasin Limpo dan Mochtar Ngabalin, serta Kepala Dinas Pariwisata Sulsel Suaib Mallombassi.

Sejumlah bupati di Sulsel juga ikut mengantar pasangan “Sayang” ini mendaftarkan ke KPUD, yakni Bupati Jeneponto Radjamilo, Bupati Bulukumba Andi Zainuddin, Bupati Pangkep Syamsuddin, Bupati Enrekang La Tinro, dan Bupati Wajo Andi Mudzakkar.

Pasangan ini mengklaim diusung delapan partai besar, yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Damai Sejahtera, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, dan PKNU. Dari partai pengusung, pasangan Sayang berpotensi memperoleh suara 49 persen.

Sebelum menyerahkan berkas pendaftaran gubernur Sulsel, pasangan Sayang terlebih dahulu menggelar konferensi pers di ruangan yang telah disediakan di kantor KPUD. Dalam orasi politiknya, Syahrul mengatakan akan melanjutkan kembali kepemimpinannya demi kepentingan rakyat.

“Saya anak pejuang dan saya juga pejuang karena saya ingin menyejahterakan rakyat dan untuk kepentingan bangsa. Kami hadir di sini bukan demi jabatan, tapi demi kehidupan rakyat Sulsel. Kami sudah buktikan kerja kami kepada rakyat,” tandas Syahrul.

“Pendaftaran yang dilakukan Sayang kali ini sama seperti pendaftaran pada lima tahun lalu, di mana Sayang mengambil start di Masjid HM Asyik. Demi kepentingan rakyat, kami terpaksa mengalah. Makanya kami majukan sebelum shalat Jumat,” tandasnya.

Seusai menggelar konferensi pers, Sayang lalu masuk ke ruangan KPUD dan diterima Ketua KPUD Sulsel Jayadi Nas dan anggotanya. Rombongan Sayang kemudian menyerahkan berkas pendaftaran kepada ketua KPUD.

Menurut Jayadi, berkas Sayang sudah dinyatakan lolos, tetapi akan tetap diverifikasi. Selanjutnya rombongan Sayang beranjak ke Masjid HM Asyik untuk menunaikan shalat Jumat berjamaah. Setelah shalat, rombongan kembali membubarkan diri dengan tertib ke arah selatan Jalan AP Pettarani, Makassar.

Berselang beberapa menit, rombongan Sayang meninggalkan KPUD Sulsel, rombongan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) mulai berdatangan dan dijaga ketat ratusan aparat kepolisian dan tentara.(kpc)

 Komentar

 Terbaru

News27 Mei 2024 18:05
Gelar Hotman 911 di W Super Club Makassar, Hotman Paris Bantu Kasus Hukum di Makassar Secara Gratis
MAKASSAR – Pengacara ternama, Hotman Paris kembali mengadakan layanan bantuan hukum gratis di Makassar, Sulawesi Selatan, melalui program Hotman 911...
News27 Mei 2024 15:01
Ini 11 Jalanan di Enrekang  yang Rusak Parah, Satlantas Polres Enrekang Surati Balai Nasional
MAKASSAR – Pasca banjir dan longsor di Kabupaten Enrekang membuat sejumlah jalanan rusak parah. Tercatat ada 11 titik lokasi jalan yang rusak parah ...
Ekonomi & Bisnis27 Mei 2024 14:17
Segera Beli Tiket POV Festival Hanya di Kallafriends
MAKASSAR – Superapp Kallafriends menjalin kolaborasi sebagai official ticket partner dalam POV (Point of Views) Festival yang sudah membuka pembelia...
Hukum & Kriminal27 Mei 2024 13:37
Oknum Anggota Polda Sulsel Dilaporkan KDRT, Pelapor Terseret Hingga 10 Meter
MAKASSAR – Seorang oknum anggota Polri berinisial Bripda MA, yang bertugas di Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sulsel, dilaporkan oleh istrinya...