PINRANG – Upaya pencarian terhadap seorang warga Pinrang yang dilaporkan terjun dari atas Bendungan Benteng akhirnya membuahkan hasil. Kurang dari 20 jam setelah kejadian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada Sabtu (13/9/2025).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa pencarian sudah dimulai sejak pagi. Tim melakukan penyelaman, penyisiran di sisi kiri dan kanan bendungan, serta pencarian menggunakan rubber boat.
“Pukul 07.00 Wita tadi tim SAR gabungan mulai melaksanakan pencarian. Dan pukul 09.30 Wita, korban pertama atas nama Heriyanti (32) berhasil ditemukan,” ujar Sultan.
Baca Juga :
Ia menambahkan, jenazah Heriyanti ditemukan sekitar 6 kilometer dari lokasi awal korban diduga melompat. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.
“Korban ditemukan terdampar di pinggiran bendungan. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban ini, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tegas Sultan.
Sebelumnya, pada Jumat (12/9/2025) siang, korban terpantau kamera CCTV saat melintas di Bendungan Benteng. Di lokasi, petugas menemukan sepeda motor, telepon genggam, dan sandal milik korban. Jejak kaki yang mengarah ke pinggiran bendungan juga turut memperkuat dugaan bahwa korban melompat ke dalam bendungan. (*)


Komentar