Logo Lintasterkini

Kasus Penyerangan dan Penikaman, Tiga Oknum Mahasiswa UMI Ditetapkan Tersangka

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 14 November 2019 22:58

Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Drs Adnas MSi
Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Drs Adnas MSi

MAKASSAR – Aparat Polrestabes Makassar akhirnya menetapkan tersangka terhadap tiga mahasiswa terduga pelaku penyerangan berujung meninggalnya salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Andi Fredy Akirmas alias Andi Lolo. Ketiga tersangka ditetapkan dan dirilis langsung Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Drs Adnas di ruang Mapolrestabes, Kamis (14/11/2019) sore.

Mereka yang ditetapkan tersangka yakni masing-masing, IR (20), SA (20) dan sang eksekutor berinisial MY (19). Ketiganya berstatus sebagai mahasiswa non aktif di UMI Makassar.

“Tiga oknum mahasiswa pelaku pembunuhan dan salah satu dari mereka ada eksekutor,” kata Jendral bintang satu ini.

Adnas menjelaskan, penetapan tersangka ketiga oknum mahasiswa tersebut ini bermula setelah petugas mengamankan 15 oknum mahasiswa UMI. Usai menjalankan serangkaian pemeriksaan, sehingga mengerucut menjadi tiga orang oknum mahasiswa sebagai tersangka dan salah satunya adalah sang eksekutor atau yang menikam korban Andi Lolo pada bagian punggungnya hingga tak bernyawa.

“Ada 15 oknum mahasiswa awalnya kita amankan, 12 orang di Polrestabes dan tiga orang di Resmob Polda Sulsel. Dari pemeriksaan mengerucut ke tiga orang tersangka,” paparnya.

Lebih jauh Adnas menerangkan, bahwa ketiga orang mahasiswa ini diamankan di beberapa lokasi lokasi yang ber beda-beda. IR dan SA diamankan di rumah kosnya di Kota Makassar, sementara MY berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di Kabupaten Barru, Sulsel.

“Yusril terakhir kita amankan di Kabupaten Barru. Dan tadi malam kita tangkap. Mereka ini tergabung dalam organisasi yang berada dalam kampus UMI,” tambahnya.

Untuk diketahui, Andi Fredy Akirmas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulsel, meregang nyawa usai diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK) bersenjata tajam (sajam) saat asyik nongkrong di Cafe Bos, Kampus UMI Makassar, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa 12 November 2019.

Sebelum meninggal dunia, ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sayangnya, nyawanya tidak bisa diselamat dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit tepat sekitar pukul 18.00 WITA. (*)

Penulis : Renaldi

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 01:02
ARTOTEL Dine Gandeng Magnum Lewat Kampanye Nasional A Sweet Affair
MAKASSAR – ARTOTEL Group melalui divisi food and beverage-nya, ARTOTEL Dine, resmi mengumumkan kolaborasi bersama Magnum dengan skala nasional b...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:57
Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah, OJK Edukasi Petani dan Nelayan Serta Masyarakat di Takalar 
TAKALAR – Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan terus diperkuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah dan lembag...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:52
HoRe Expo & Bazaar Kuliner 2026 PHRI Sulsel Resmi Dibuka di Makassar
MAKASSAR – Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Selatan resmi membuka Hotel, Restaurant, and Café...
Ekonomi & Bisnis24 Januari 2026 00:48
Driving Resilient & Profitable Growth, Kalla Beton Perkuat Kesiapan Bisnis di Tahun 2026
MAKASSAR – Kalla Beton menggelar Kick Off Meeting Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan visi, arah bisnis, serta prioritas pe...